Paling Sering Diguncang Gempa Sejak 2019, Warga Jabar Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

- 22 Juli 2020, 08:32 WIB
/

GALAMEDIA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat dalam dua tahun terakhir sejak 2019, bahwa Wilayah Provinsi Jawa Barat sebagai daerah yang paling aktif kejadian gempa bumi di Pulau Jawa.

"Berdasarkan data sebaran akitivitas gempa di Pulau Jawa sejak 2019 tampak wilayah Jawa Barat merupakan kawasan dengan aktivitas seismisitas paling aktif," kata Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangannya di Jakarta, Rabu 22 Juli 2020.

Dijelaskannya, aktivitas gempa di Jawa Barat tidak hanya terjadi di zona megathrust tetapi frekuensi aktivitas gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake) akibat aktivitas sesar aktif juga sangat tinggi.

Baca Juga: Jiper China Kian Kuat, Amerika Serikat Terus Cari Teman Bangun Koalisi Raksasa Anti-China

Data BMKG menunjukkan sejak Januari 2020 hingga saat ini sudah terjadi lebih dari 35 aktivitas gempa di Jawa Barat dan Banten yang guncangannya dirasakan oleh masyarakat.

"Dengan meningkatnya aktivitas gempa bumi di wilayah ini, maka warga sepatutnya perlu untuk selalu waspada. Warga harus memahami cara selamat saat terjadi gempa," kata dia.

Lebih lanjut Daryono menjelaskan, aktivitas gempa sebenarnya tidak membunuh dan melukai, tetapi rumah tembok dengan struktur lemah dapat roboh dan menimpa penghuninya.

Baca Juga: ATTA DAN AUREL LAMARAN, BENERAN ATAU SETTINGAN ?!: Usai Nikah Aurel Hermansyah Ingin Berhijab

Sebelumnya pada Selasa 21 Juli 2020 pukul 20.21 WIB wilayah Sukabumi Jawa Barat diguncang gempa magnitudo 2,8. Episenter terletak pada koordinat 7,02 LS dan 106,96 BT tepatnya di darat pada jarak 10 kilometer arah tenggara Kota Sukabumi pada kedalaman 9 kilometer.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X