Gelar Yoga Massal di Tengah Pandemi Corona, WNA Asal Rusia Dideportasi

- 2 Agustus 2020, 19:31 WIB
Dua WNA asal Rusia Dideportasi karena menggelar yoga massal tanpa memperhatikan protokol kesehatan. (Foto: Antara) /


GALAMEDIA - Gara-gara menggelar yoga massal tanpa menerapkan protokol kesehatan, dua warga negara asing (WNA) asal Rusia, bernama Albina Mukhamadullina (36) dan Rodion Antonkin (40) dideportasi ke negara asalnya.

Kepala Sub Bagian Humas dan Reformasi Kanwil Kemenkumham Bali, I Putu Surya Dharma saat dikonfirmasi di Denpasar, Ahad, 2 Agustus 2020, mereka melakukan penyalahgunaan Ijin tinggal (BVK) dengan mengadakan kegiatan meditasi massal berbayar di salah vila wilayah Ubud, Gianyar.

Keduanyapun ditahan di Rudenim Denpasar, sejak 24 Juli 2020 dan dikenakan Pasal 75 (1) UU RI Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.

Baca Juga: Mahkamah Agung Tetapkan Peraturan Korupsi di Atas Rp100 miliar Dapat Dipidana Seumur Hidup

"Mereka dideportasi pada (1/8) pukul 20.10 WIB melalui TPI Soekarno-Hatta dengan Maskapai Turkish Airlines Jakarta (CGK) - Istanbul (IST) - Rostov," jelas Surya seperti dilansirkan Antara.

Surya menjelaskan, kedua warga Rusia tersebut juga dimasukan dalam daftar Penangkalan ke Direktorat Jenderal Imigrasi.

Sementara itu, pada Sabtu 1 Agustus 2020, Imigrasi Denpasar juga mendeportasi seorang warga Inggris bernama Michael Wilkinson (56) melalui Bandar Udara Internasional dengan penerbangan QR961 dan QR027pukul 22.00 wita, dengan tujuan Denpasar menuju Doha kemudian menuju Manchester.

Baca Juga: Arus mudik Idul Adha 1441 H di Terminal Cicaheum Kota Bandung Menurun 55 Persen

Warga Negara Inggris tersebut telah melanggar Pasal 75 ayat (1) Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian dan dikenakan Tindakan Adminsitratif Keimigrasian berupa pendeportasian.

Selain itu, namanya dimasukkan dalam daftar penangkalan selama enam bulan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75 ayat (2) huruf a dan f undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Halaman:

Editor: Dadang Setiawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X