Belum Mengetahui Obat Tersebut, Kemenkes Minta Anji Bertanggung Jawab

- 3 Agustus 2020, 10:38 WIB
Anji. (Instagram.com/@duniamanji) /


GALAMEDIA - Heboh video Anji klaim Hadi Pranoto sebagai penemu obat virus corona covid-19, berbuntut panjang. Bahkan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto meminta musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji untuk bertanggung jawab atas video yang mengheohkan tersebut

Menurut Yurianto, klaim obat covid-19 yang disampaikan Hadi Pranoto harus tegas dijelaskan secara ilmiah agar masyarakat tidak kebingungan di situasi pandemi, sebab Kemenkes belum mengetahui obat tersebut.

"Saya tidak berspekulasi, kita berprasangka baik saja. tetapi informasi sepihak dan sepotong akan berdampak pada kebingungan masyarakat," kata Yuri yang dilansir Suara.com, Senin 3 Agustus 2020.

Baca Juga: Pacaran 16 Tahun dan Dikaruniai Putri, Perdana Menteri Milenial Finlandia Sanna Marin Resmi Menikah

Oleh karena itu, kata Yuri, Anji harus bertanggung jawab karena sudah menyebarkan informasi Hadi Pranoto yang menjadi perdebatan di masyarakat.

"Peran dan tanggung jawab Anji sangat besar, karena dia membagikan informasi dan harus bertanggung jawab terhadap apa yang disebarkan. Masyarakat makin pintar dan jangan dibodoh bodohi," tegasnya.

Yuri pun menyebut pihaknya hingga saat ini belum bisa mengidentifikasi keabsahan gelar profesor dan gelar Kepala Tim Riset Formula Antibodi Covid-19 yang Hadi Pranoto klaim dalam video Anji.

Baca Juga: Keren, Facebook Hadirkan Fitur Video Musik yang Tak Kalah dari Youtube

"Saya kesulitan untuk mencari profil profesor itu, dimana institusi yang memberi gelarnya?, dimana dia bekerja?, dimana lab virusnya?, apa bidang keahliannya?, apa karya tulis keilmuannya?," ucap Yuri.

Menurut Yuri, Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet juga tidak pernah menggunakan obat yang diklaim Hadi Pranoto. Oleh sebab itu, Yuri meminta Anji dan Hadi untuk membuktikan dimana produk yang diklaim obat Covid-19 bisa didapatkan sekaligus bukti ilmiahnya.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X