Cegah Mahasiswa Putus Kuliah, Pemerintah Alokasikan Rp 4,1 Triliun untuk Tiga Skema

- 4 Agustus 2020, 10:10 WIB
Ilustrasi kuliah. /

GALAMEDIA - Pemerintah Indonesia memperluas akses masyarakat untuk bisa menempuh pendidikan tinggi melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Ada tiga skema bantuan yang digelontorkan melalui KIP Kuliah ini.

Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nizam mengatakan, saat ini pemerintah melalui Kemendikbud mengalokasikan Rp 4,1 triliun dari APBN Tahun 2020 untuk KIP Kuliah (KIP-K) dengan berbagai skema.

Nizam menjelaskan, skema pertama sebesar Rp 1 triliun dialokasikan untuk bantuan UKT/uang kuliah mahasiswa.

Baca Juga: Ukraina Terlibat, Tenaga Ahli Independen PBB Sebut Korea Utara Terus Kembangkan Miniatur Nuklir

"Skema ini ditargetkan menyasar 419.000 mahasiswa dengan perluasan penerima manfaat tidak hanya mahasiswa PTN namun juga menyasar mahasiswa PTS,” katanya melalui siaran pers, Selasa 4 Agustus 2020.

Skema kedua, ujar guru besar UGM ini, sebesar Rp 1,3 triliun dialokasikan untuk beasiswa KIP-K Tahun 2020 reguler mahasiswa baru semester I tahun 2020. Skema dua ini, ujarnya, ditargetkan menyasar 200.000 mahasiswa.

Sedangkan skema KIP-K yang terakhir adalah bantuan senilai Rp1,8 triliun dialokasikan untuk beasiswa Bidikmisi on going dan afirmasi perguruan tinggi.

"Skema tiga ini menyasar 267.000 mahasiswa," ujar mantan Kapuspendik Kemendikbud ini.

Baca Juga: Kanker Berusia 76 Juta Tahun Ditemukan pada Dinosaurus

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

X