Perekonomian Dunia Terguncang, Amerika Serikat Harus Legowo Jalin Kerjasama Dengan China

- 4 Agustus 2020, 11:53 WIB
Amerika Serikat harus mau bekerja sama dengan China untuk mempercepat pemulihan ekonomi dunia. /

GALAMEDIA - Perekonomian dunia saat ini tengah 'digoyang' masalah pandemi virus corona (Covid-19). Dampaknya, sejumlah negara kini telah masuk dalam jurang resesi. Sebut saja, Singapura, Jerman, Spanyol, Korea Selatan, Jepang, Prancis dan Italia.

Menurut IMF (The International Monetary Fund), negara-negara maju mengalokasikan hingga 20% dari PDB (produk domestik bruto) untuk mengatasi krisis, sementara negara-negara berkembang hanya mampu mengalokasikan tak lebih dari 5% dari PDB.

Laporan IMF mengatakan bahwa 45 negara berpenghasilan rendah telah mengajukan permohonan bantuan keuangan darurat untuk memerangi pandemi.

International Monetary Fund.
International Monetary Fund. AFP

Menurut para ahli yang dikutip oleh CNBC, krisis saat ini telah melanda hampir semua negara secara merata, karena pandemi ini sama-sama berbahaya bagi semua orang. Namun, setiap negara memiliki kemampuan berbeda untuk memerangi krisis pandemi.

Menurut Raghuram Rajan, seorang profesor di Fakultas Bisnis Universitas Booth Chicago, negara-negara maju memiliki lebih banyak peluang finansial. Mereka telah mengalokasikan hingga 20% dari PDB mereka sebagai langkah stimulus fiskal dan moneter untuk mendukung ekonomi dan stabilitas keuangan. Negara-negara berkembang tidak mampu membayar ini.

Baca Juga: Soal Video Obat Virus Corona, Polisi Segera Panggil Anji dan Hadi Pranoto

Paling-paling, mereka mengalokasikan 5% dari PDB mereka, tetapi seringkali tindakan darurat untuk mendukung ekonomi mereka tidak melebihi 1% dari PDB.

Profesor Rajan memperingatkan bahwa negara-negara kuat belum cukup memberi perhatian pada ekonomi yang sedang tumbuh. Dengan sumber daya fiskal yang terbatas, mereka mungkin tidak dapat menangani situasi saat ini sendiri.

Banyak negara beresiko meningkatkan hutang mereka secara drastis sehubungan dengan PDB mereka. Ini bisa menciptakan ancaman lain terhadap stabilitas keuangan di tengah situasi yang sudah mengerikan yang disebabkan oleh krisis virus corona.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X