Sering Hendak Dibunuh, Pemimpin Partai Denmark Enggak Kapok-Kapok Umumkan Bakal Membakar Al-Qur'an

- 5 Agustus 2020, 14:11 WIB
Rasmus Paludan. /

GALAMEDIA - Pemimpin partai garis keras Rasmus Paludan dikenal anti-Islam berencana membakar Al-Qur'an di kawasan imigran Swedia.

Rasmus Paludan, pemimpin partai garis keras nasionalis Denmark, yang menjadi terkenal karena pertunjukan-pertunjukan kritis Islam yang mencakup pembakaran Al-Quran, bermaksud untuk memperluas kegiatannya ke utara dan berkunjung ke negara tetangga Swedia.

Dengan pengakuannya sendiri, Paludan diundang untuk membakar Al-Qur'an oleh seniman jalanan Dan Park. Pembakaran Al-Qur'an akan berlangsung pada 28 Agustus di dekat sebuah masjid di distrik Rosengård, pendatang Malmö.

Paludan menggambarkan tindakan itu sebagai "membela rakyat persaudaraannya" di Swedia.

Baca Juga: Jet Tempur Su-30 China Pecahkan Rekor saat Patroli Bersenjata di Laut China Selatan

"Saudara-saudara Swedia kami dimusnahkan di negara mereka sendiri. Jadi yang bisa kami lakukan untuk membantu mereka adalah muncul di salah satu daerah kantong mereka dan memberi tahu pendapat jujur ‚Äč‚Äčkami tentang Al-Qur'an," kata Paludan dalam sebuah pernyataan.

"Al-Quran akan terbakar di Rosengård", tulis partai itu seperti dilansir sputniknews, Rabu 5 Agustus 2020.

Giv vælgererklæring: https://www.hard-line.dk/v/ ++ KORANEN SKAL BRÆNDE I ROSENGÅRD! ++ Den berømte og anerkendte...Posted by Stram Kurs on Tuesday, August 4, 2020

Sementara Partai Garis Keras nyaris masuk ke parlemen karena Paludan telah membuat dirinya dikenal setelah membakar Al-Qur'an di seluruh tempat imigran Denmark, yang ia lihat menjalankan haknya untuk kebebasan berbicara dan kebebasan beragama. Dengan melakukan itu, ia telah selamat dari beberapa serangan dan upaya pembunuhan.

Video-video konfrontasi berikutnya sering dibagikan di media sosial, di mana partainya menikmati banyak pengikut. Serangan terakhir terjadi pada Juni ketika Paludan hampir ditikam hingga mati oleh seorang Muslim yang berlari ke arahnya dengan pisau.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X