Trend Positif Covid-19 Naik, Karyawan Pasar Modern di Cimahi Jadi Sasaran Rapid Test

- 5 Agustus 2020, 15:23 WIB
Karyawan pasar modern di Cimahi jadi sasaran Rapid Test. (Laksmi Sri Sundari) /


GALAMEDIA - Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) kembali melakukan rapid tes dengan sasaran karyawan pasar modern yang ada di Jalan Kerkof, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Rabu, 5 Agustus 2020.

Sebanyak 200 alat rapid test disiapkan Dinkes Kota Cimahi. Selain karyawan pasar modern, petugas juga menyasar juru parkir dan pedagang kaki lima (PKL) yang ada di sekitar pasar modern tersebut.

Berdasarkan pantauan, beberapa karyawan terlihat diambil sampel darahnya untuk dicek dengan alat deteksi rapid test. Lima petugas dari Dinkes dengan mengenakan pakaian hazmat dan alat pelindung diri (APD) lengkap, mengambil satu persatu sampel darah dari karyawan. Mereka juga ditanya riwayat perjalanan selama beberapa waktu terakhir, serta didata identitas dan nomor ponselnya.

Baca Juga: Punya Fitur Canggih, Begini Spesifikasi dan Harga HP Realme C3, Realme C11, dan Realme C15

Kegiatan rapid test ini disaksikan langsung Kota Cimahi">Wali Kota Cimahi, Ajay M. Priatna dan jajarannya.

"Kegiatan biasa, salah satu program dari gugus tugas dalam hal ini kita kirim tim kesehatan untuk melakukan rapid test. Kemarin kita di daerah Cigugur, sekarang di Leuwigajah karena disini disinyalir tempatnya cukup ramai ya dan pegawainya juga cukup banyak," terang Ajay.

Usai semua karyawan di rapid test, sambung Ajay, tes cepat ini juga dilakukan terhadap pengunjung secara acak. "Hari ini targetnya 200 sampai 250 orang, mudah-mudahan tercapai, karena terindikasi sekarang kan trend positif Covid di pasar modern naik. Nah itu yang akan kita antisipasi," ungkapnya.

Baca Juga: Gubernur Jabar Minta Kepala Daerah di Cirebon Kejar Capaian Tes Usap

Menurut Ajay, kasus positif Covid-19 trendnya lagi naik, terlebih lagi ada sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Jabar yang beberapa orang diantaranya warga Kota Cimahi yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Kita tahu pusat pemerintahah provinsi diatutup  sementara, karena terjadi sesuatu. Karena trend lagi naik, kita antisipasi dengan ini, bagaimana di Cimahi jangan sampai naik. Mudah-mudahan masyarakat bisa lebih disiplin dalam menjalanakan protokol kesehatan," tuturnya.

Halaman:

Editor: Dadang Setiawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X