Siswa Tidak Punya Smartphone, Guru di SMP Ini pilih Datangi Rumah Siswa untuk Mengajar

- 5 Agustus 2020, 18:44 WIB
Ilustrasi pembelajaran daring. (Pixabay) /

GALAMEDIA - Sebanyak 14 guru yang mengajar di lingkungan SMPN Satu Atap Cikoneng Desa Cibiru Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung tidak memberatkan para siswanya dalam proses kegiatan belajar mengajar yang kini menggunakan sistem daring.

Sebab para guru kerap turun ke lapangan untuk menemui para siswa, terutama di antara siswa yang tak memiliki smartphone, kuota atau rumah siswa terkendala signal.

seorang guru SMPN Satu Atap Cikoneng, Dadan Suhendan, S.Pd., kepada galamedianews.com Rabu, 5 Agustus 2020 mengatakan, dari 251 siswa di lingkungan SMP tersebut, tidak semua siswa memiliki handphone.

Baca Juga: Kisah Ayah di Garut Curi HP Agar Anaknya Bisa Belajar Daring Jadi Viral, Bantuan Mulai Berdatangan

Bahkan ada di antara rumah siswa yang tak terjangkau sinyal selular sebab berada di perbukitan.

Bagi para siswa yang tak memiliki handphone, sebelumnya pihak sekolah sudah lebih awal mensosialisasikan gurunya yang datang ke rumah siswa. "Jadi para orang tua tidak perlu memaksakan diri membeli handphone android dengan harga ratusan ribu rupiah sampai jutaan rupiah," tuturnya.

Apalagi saat ini, imbuh Dadan, situasi pandemi Covid-19 berdampak pada berbagai sektor ekonomi. Sehingga tidak menutup kemungkinan bagi para orang tua siswa akan merasa keberatan untuk membeli kuota atau handphone android.

Baca Juga: Bela Habib Rizieq, Ratusan Orang di Tasikmalaya Minta Polisi Menangkap Budi Djarot

Lebih lanjut Dadan menuturkan, dampak pandemi Covid-19, bagi para guru tak kalah repotnya dalam memberikan pembelajaran melalui daring. "Para guru itu harus siaga 24 jam. Coba saja, jam 11 malam masih ada siswa yang menanyakan tugas pembelajarannya," katanya.

Halaman:

Editor: Dadang Setiawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X