Mekanisme Pembagian Kuota Internet Gratis Diserahkan ke Sekolah

- 5 Agustus 2020, 20:01 WIB
Ilustrasi belajar daring. (Pixabay) /

GALAMEDIA - Untuk menunjang pembelajaran jarak jauh (PJJ) siswa tingkat SMA negeri sederajat, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (Disdik Jabar) memiliki program kuota internet gratis. Pembagian kuota internet diserahkan ke sekolah masing-masing.

"Kuota internet ini akan diberikan dalam bentuk kartu SIM, yang dibagikan ke masing-masing alamat peserta didik," ungkap Sekretaris Disdik Jabar Wahyu Mijaya, Rabu, 5 Agustus 2020.

Diakuinya, petunjuk teknis dan pelaksanaan pembagian kuota gratis telah diberikan ke masing-masing sekolah. Pemberian kuota internet dan besarannya pun tergantung pihak sekolah.

Baca Juga: TNI AD Lahirkan Ban Mobil Tanpa Udara: Peluru Gak Masalah, Apalagi Cuma Paku, Libass...!!

"Karena berbeda-beda kebutuhan kuota di setiap sekolah, itu sudah kami serahkan ke sekolah (teknis pembagiannya)," ujar Wahyu.

Ia mengatakan, pihaknya berharap sekolah mengedepankan asas keadilan dalam pembagian kuota ini. Sehingga, tidak semua siswa bisa mendapatkan kuota. Karena, sekolah diberi kewenangan untuk menginventarisasi kebutuhan murid yang satu dengan yang lainnya.

"Selain itu, sekolah lebih mengetahui jaringan terbaik yang bisa digunakan di wilayahnya masing-masing. "Misal di satu tempat misalnya yang bagus operator A, terus di tempat lain operator B, dan itu beda-beda. Kemudian besaran kuota dan lain-lain diserahkan kepada kebijakan masing-masing sekolah," jelasnya.

Baca Juga: Kisah Ayah di Garut Curi HP Agar Anaknya Bisa Belajar Daring Jadi Viral, Bantuan Mulai Berdatangan

Untuk alokasi anggaran kuota internet dan kebutuhan yang diperlukan, menurut Wahyu itu tergantung dari inventarisir kebijakan sekolah. Karena harus efektif dan efisien, tidak bisa dipersamakan antara kondisi sekolah atau siswa yang satu dengan yang lainnya.

Halaman:

Editor: Dadang Setiawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X