Ketua MPR Kritik Janji Pemerintah Beri Rp 600 Ribu per Bulan ke Pegawai, Said Didu: Prank Baru Lagi?

- 6 Agustus 2020, 12:11 WIB
Ilustrasi. /BAY ISMOYO/AFP

GALAMEDIA - Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengkritik rencana pemerintah memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada pegawai bergaji di bawah Rp 5 juta sebesar Rp 600 ribu per bulan selama 4 bulan. Soalnya, pemerintah masih memiliki janji serupa kepada para tenaga kesehatan.

Ia pun berharap agar janji yang barubaru ini dikeluarkan pemerintah untuk memberi bantuan kepada para pekerja berupah di bawah Rp 5 juta bisa benar-benar ditepati.

"Janji terbaru Presiden @jokowi; berikan bantuan untuk pegawai bergaji di bawah Rp 5 juta. Untuk menjaga marwah diri dan kepercayaan rakyat, penting janji yang dibuat sendiri itu ditepati," tulis Hidayat Nur Wahid melalui akun Twitter Kamis 6 Agustus 2020.

Baca Juga: Erick Thohir Ngaku Stres

Selain itu, HNW juga mengingatkan tentang bonus senlai Rp 15 juta yang pernah dijanjikan pemerintah kepada para dokter dan tenaga kesehatan dalam menangani pandemi virus corona.

"Seperti juga janji memberikan bonus maksimal Rp 15 juta untuk para dokter dan tenaga kesehatan 23 Maret 2020, sudah ditepati?" sindirnya.

Sebelumnya, pada bulan Maret lalu Presiden Jokowi menyampaikan dalam sebuah konferensi pers bahwa pemerintah akan memberikan insentif higga santunan bagi para dokter dan tenaga medis senilai Rp 15 juta.

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu pun berkomentar soal rencana pemerintah tersebut. Ia khawatir jika rencana itu hanya bualan pemerintah saja.

Pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang mengatakan bahwa pemerintah berencana akan memberi gaji tambahan kepada 13 juta karyawan yang berpenghasilan di bawah Rp 5 juta ternyata tak langsung disambut baik oleh Said Didu.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X