14 Orang Dinyatakan Tewas, Pesawat Air India Express Terbelah Dua Saat Mendarat

- 8 Agustus 2020, 07:14 WIB
PESAWAT Air India Express terjatuh hingga terbelah menjadi 17 bagian /rri.co.id/Reuters/.*/RRI

GALAMEDIA - Pesawat terbang Air India Express gagal mendarat secara mulus di bandara Kozhikode Kerala, India. Akibatnya, pesawat tergelincir keluar landasan pacu dan terbelah dua.

Berdasarkan informasi, sebanyak 14 orang tewas dan 123 lainnya terluka dalam kecelakaan tersebut. Pesawat tersebut mengangkut 191 orang dari Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

Pengawas polisi Malappuram Abdul Kareem membenarkan jumlah korban tewas dalam kecelakaan itu dan menyampaikannya kepada kantor berita ANI. Selain 14 tewas, ia juga menyebut ada belasan orang lainnya yang mengalami luka serius.

Baca Juga: Update Harga Emas, Sabtu 8 Agustus 2020: Per Gram Rp 1.243.000 untuk Antam Batik

Dari 14 orang yang tewas, dua di antaranya yaitu pilot dan co-pilot. Laporan media mengatakan pesawat itu tergelincir keluar landasan pacu, jatuh ke lembah dan pecah menjadi dua bagian.

Seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu, 8 Agustus 2020, gambar dan video yang beredar di media sosial menunjukkan pesawat itu pecah menjadi dua bagian dan operasi penyelamatan sedang berlangsung.

Laporan lokal mengatakan bahwa pesawat tidak terbakar dan para penumpang tengah dievakuasi. Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 19.00 waktu setempat di tengah hujan lebat yang turun di daerah tersebut.

Baca Juga: Hari Ini Prabowo Bakal Dikukuhkan Kembali Menjadi Ketum Partai Gerindra

Penerbangan itu adalah bagian dari program yang dijalankan pemerintah 'Vande Bharat' untuk membawa kembali orang India yang terdampar di luar negeri di tengah pandemi Covid-19.

Dikutip dari wartaekonomi.co.id, Menteri Dalam Negeri India Amit Shah menulis di media sosial bahwa dia terkejut dengan insiden tersebut. Ia mengaku telah mengarahkan Pasukan Tanggap Bencana Nasional untuk membantu upaya penyelamatan.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X