Boyong Rp 500 Triliun Lebih, 17 Perusahaan asal China Bakal Hijrah ke Indonesia

- 10 Agustus 2020, 20:51 WIB
Ilustrasi. /

GALAMEDIA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sumringah terkait rencana relokasi pabrik dari China ke Indonesia. Setelah sebelumnya ada tujuh yang sudah pasti pindah, kini ada 17 perusahaan hampir pasti pindah.

Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) menyebutkan potensi investasi perusahaan yang akan merelokasi pabriknya ke Indonesia kembali bertambah 17 perusahaan dengan nilai mencapai 37 miliar dolar AS (sekitar Rp 544 triliun).

Direktur Utama Holding PTPN III Muhammad Abdul Ghani mengungkapkan berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) 17 perusahaan ini sudah menyatakan minatnya untuk relokasi pabrik ke dalam negeri.

Baca Juga: Prabowo Sudah Selesai, Habib Rizeq dan Ustaz Abdul Somad Digadang-gadang Jadi Capres 2024

"Proses relokasinya sudah mencapai 60% - 70%. Mudah-mudahan informasi ini bisa terealisasi untuk segera investasi di KIT (Kawasan Industri Terpadu) Batang," kata Ghani dalam siaran persnya, Senin 10 Agustus 2020.

Salah satu perusahaan yang telah menyatakan komitmennya ini adalah LG Chemical dengan potensi investasi mencapai 9,8 miliar dolar AS (Rp 142,98 triliun) dan berpotensi menyerap tenaga kerja sekitar 14.000 orang.

Dia menjelaskan, sejak awal kawasan industri terpadu (KIT) Batang dipersiapkan, sudah ada tujuh perusahaan yang siap merelokasi pabriknya ke Indonesia.

Baca Juga: MA Tolak Gugatan Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia Soal Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Perusahaan tersebut antara lain PT Meiloon Technology (Taiwan), PT Sagami Indonesia (Jepang), PT CDS Asia (Amerika Serikat), PT Kenda Rubber Indonesia (Taiwan), PT Denso Indonesia (Jepang), PT Panasonic Manufacturing Indonesia (Jepang), dan PT LG Electronics Indonesia (Korea Selatan).

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X