Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Dipanggil Pengadilan Terkait Kasus Upaya Pembunuhan

- 12 Agustus 2020, 16:44 WIB
Pangeran Mohammed bin Salman. /


GALAMEDIA - Pengadilan Distrik Columbia, Amerika Serikat (AS) mengeluarkan surat panggilan untuk Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed Bin Salman, untuk diperiksa dalam sidang terkait laporan upaya pembunuhan terhadap mantan pejabat badan intelijen Saudi, Saad Al-Jabri.

Saat ini Saad Al-Jabri tengah bersembunyi di Kanada.

Seperti dilansir Middle East Monitor, Rabu 12 Agustus 2020. pengadilan juga memanggil 13 pejabat Saudi lainnya dalam surat itu, termasuk Wakil Badan Intelijen Arab Saudi, Ahmad Al-Asiri, dan mantan penasihat kerajaan Arab Saudi, Saud Al-Qahtani.

Baca Juga: Palestina Kian Panas: Israel Tutup Jalur Gaza, Penghancuran Bangunan Warga Kian Menjadi-jadi

Keduanya dilaporkan terlibat dalam dugaan pembunuhan terhadap jurnalis Jamal Khashoggi.

Menurut laporan yang didaftarkan Al-Jabri di pengadilan Washington, Bin Salman mengirim tim pembunuh yang dijuluki "Pasukan Harimau" ke Kanada untuk menghabisinya.

Mereka adalah tim yang turut membunuh Khashoggi di Konsulat Jenderal Arab Saudi di Istanbul, Turki.

Al-Jabri mengatakan, tim pembunuh itu datang ke Kanada menggunakan visa wisata dan satu orang menggunakan visa diplomatik, dua pekan setelah pembunuhan Khashoggi. Namun, mereka ditolak masuk dan dideportasi.

Baca Juga: Ekonomi Inggris Terjerumus Jurang Resesi, Lebih Buruk dari Prancis, Jerman dan Italia

Saat ini Al-Jabri dilaporkan bermukim di lokasi rahasia di Toronto, dengan pengawalan aparat keamanan setempat.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X