Gawat, Prilaku Menyimpang Seks Dikalangan Anak-anak di Kabupaten Sumedang Memprihatinkan

- 12 Agustus 2020, 17:55 WIB
/apakabar online/

GALAMEDIA - Perkembangan prilaku seks menyimpang dikalangan anak-anak (usia di bawah 18 tahun) di Kabupaten Sumedang cukup memprihatinkan. Apalagi situasi itu cenderung meningkat dari waktu ke waktu.

"Sehingga guna menyikapi hal itu semua pihak harus terpanggil untuk menyelamatkan kelangsungan hidup mereka," kata Wakil Ketua Sekretariat Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sumedang, Retno Ernawati, usai menggelar rakor parenting bertempat di Pendopo Gedung Induk Pusat Pemkab Sumedang, Rabu, 12 Agustus 2020.

Bahkan berdasarkan data yang ada, ditemukan pengidap HIV/Aids dengan rentang usia 20-30 tahun. Sehingga jika dilihat dari masa inkubasi HIV/Aids 10-15 tahun, artinya ada diantara mereka yang sudah terjangkit pada usia 10 tahun.

Baca Juga: Dihadapan Kia NU, Menteri BUMN Erick Thohir: Perekonomian Indonesia Jauh Lebih Baik dari Negara Lain

"Untuk menyelamatkan kelangsungan mereka, peran orang tua, guru dan tokoh agama sangat penting," ujarnya.

Sehubungan dengan itu, khususnya para orang tua, dituntut lebih peka lagi dalam mencermati dan mengasi pergaulan anak-anaknya di luar rumah. Begitu pula, orang tua harus "ngeuh" jika ditemukan adanya tanda-tanda perubahan prilaku anak-anaknya yang mencurigakan, ke arah seks menyimpang dan sejenis.

"Jika mengetahui tanda-tanda seperti itu, segeralah minta bantuan psikiater, untuk menyelamatkan mereka," ujarnya.

Baca Juga: Banjir Genangi Ruas Tol Purbaleunyi KM 130, Arus Lalu Lintas Macet

Sementara itu, Sekda Sumedang H.Herman Suryatman mengatakan, pemerintah dan segenap stake holder harus hadir untuk menyelamatkan anak-anak. Tentunya juga tidak hanya menyangkut masalah seks menyimpang saja. Akan tetapi mereka juga harus terlindungi dari bullying dan kekerasan pada anak.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X