Tidak Bisa Menjadi Relawan Vaksin Covid-19, Ini Kata Yana Mulyana

- 14 Agustus 2020, 17:12 WIB
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana.* /Humas Setda Kota Bandung

GALAMEDIA - Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyatakan dirinya tidak bisa menjadi seorang relawan vaksin Covid-19. Pasalnya, orang nomor dua di Kota Bandung ini pernah menjadi penyintas atau srvivor covid-19.

"Saya tidak bisa menjadi relawan karena sudah pernah menjadi penyintas atau survivor," ujar Yana saat meninjau uji klinis vaksin Covid-19 di Puskesmas Garuda, Jln. Dadali, Kota Bandung, Jumat 14 Agustus 2020. Pada uji klinis tersebut ada 20 relawan yang disuntik vaksin.

Namun Yana menerangkan, sejumlah aparatur sipil nasional (ASN) di Kota Bandung bisa menjadi relawan vaksin, terutama dokter-dokter yang berasal dari Dinas Kesehatan (Dinkes).

Baca Juga: Malaysia Masuk Jurang Resesi, Bagaimana Nasib Ekonomi Indonesia?

"Sementara itu, di kalangan pejabat, rencananya pada 25 Agustus yakni Gubernur Jawa Barat, Kapolda Jabar dan Pangdam III/Siliwangi," tambahnya.

Saat meninjau pelaksanaan uji coba vaksin Covid-19 di Puskesmas Garuda, Yana menyebutkan, di Puskesmas Garuda sudah memasuki tahap V1, yakni pengambilan sampel darah dan penyuntikan vaksin. Sebelumnya para relawan telah melewati tahap V0, yakni pemeriksaan dan tes usap (Swab).

"Nanti totalnya ada 360 orang yang menjadi relawan vaksin Covid-19 di puskesmas ini," ungkapnya usai peninjauan.

Dikatakannya, prosedur uji klinis vaksin Covid-19, sudah cukup jelas dan baik. Sehingga bagi warga yang ingin menjadi relawan bisa memahami dengan jelas akan alur uji klinis tersebut.

Baca Juga: Persib Bandung Akan Menambah Amunisi dari Persib U-20, Siapa Ya? Tunggu Bulan Depan

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X