Wagub Jabar Minta Kiai Ubah Paradigma Kepentingan Pesantren

- 15 Agustus 2020, 21:02 WIB
Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum menyerahkan bantuan sosial sembako dan alat pertanian Program Santani Jabar Juara di Pondok Pesantren Al Ihsan, Desa Nanggela, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, Sabtu, 15 Agustus 2020. (Foto: Tatang/Humas Jabar) /

GALAMEDIA - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum menyerahkan bantuan sosial sembako dan alat pertanian Program Santri Tani (Santani) Jabar Juara di Pondok Pesantren Al Ihsan, Desa Nanggela, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, Sabtu, 15 Agustus 2020.

Program Santani Jabar Juara sendiri mendorong upaya kemandirian ekonomi pesantren dengan memanfaatkan sektor pertanian. Selain itu, Kang Uu berharap agar para kiai bisa mencari sumber ekonomi lain demi keberlangsungan pesantren.

Pasalnya, sumber ekonomi pesantren yang umumnya berasal dari iuran santri, zakat dan sedekah masyarakat tidak menjamin pemenuhan operasional pesantren secara penuh.

Dengan kata lain, diperlukan paradigma baru agar pesantren memiliki sumber ekonominya sendiri.

"Saat ini biasanya pondok pesantren sumber ekonomi dari bayaran siswa, bayaran santri, zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Tetapi ini semuanya tidak bisa diandalkan (untuk operasional pesantren)," tutur Uu.

Baca Juga: Beredar Informasi UNS Terima Mahasiswa Lewat Jalur Prioritas Kemitraan, Rektor: Hoaks!

"Maka, saya minta kepada para kiai untuk mengubah wawasan, jangan hanya pola pikir untuk membangun madrasah, asrama dan masjid, tetapi selain itu juga harus memikirkan ekonomi pondok pesantren," tambahnya.

Uu pun mengatakan, Pemerintah Provinsi Jabar siap mendorong sumber ekonomi pesantren dengan mengangkat potensi kewilayahan dari masing-masing pesantren.

"Apa yang menjadi potensi di daerah tersebut, mari kita dorong. Yang penting ubah paradigma para kiai, jangan hanya bangunan yang dipikirkan, tapi ekonomi juga dipikirkan," tuturnya.

Baca Juga: Tepat! Juergen Klopp Jadi Manajer Terbaik Liga Inggris

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X