Cegah Plagiarisme Ribuan Karya Ilmiah Dosen dan Mahasiswa Unisba Dipublikasikan dalam Spesia

- 8 September 2020, 15:25 WIB
Spesia Unisba Gelombang II 2020 /humas unisba

GALAMEDIA - Sebanyak 1.074 karya tulis ilmiah dosen dan mashsiswa Unisba dipublikasikan dalam Seminar Penelitian Nasional Sivitas Akademika (Spesia) Gelombang II.

Kegiatan yang bertemakan “Tantangan Generasi Milenial pada Kegiatan Pelajaran di Era Kampus Merdeka” diselenggarakan secara kombinasi daring dan luring yakni online melalui Zoom Meeting dan offline di Aula Unisba, pada Selasa 8 September 2020.

Karya tulis ilmiah tersebut berasal dari sejumalh prodi/fakultas, yakni Hukum Keluarga Islam (12), Hukum Ekonomi Syariah (148), Komunikasi dan Penyiaran Islam (12), Pendidikan Agama Islam (42), Pendidikan Guru PAUD (27), Ilmu Hukum (75), Psikologi (151), Statistika (41), Matematika (6), Farmasi (163), Teknik Pertambangan (61), Teknik Industri (5), Teknik Perencanaan Wilayah & Kota (28), Ilmu Komunikasi (150), Akuntansi (64), Ilmu Ekonomi (13) dan Manajemen (76).

Baca Juga: Kuota Internet Gratis Dikirim Langusng ke Nomor Ponsel Siswa di Dapodik, Apa Itu Dapodik?

Wakil Ketua Pelaksana Spesia Gelombang II, Arif Nurrahman, ST., MT., mengatakan, kegiatan ini merupakan prasyarat yang wajib diikuti oleh setiap mahasiswa yang akan mengikuti wisuda dengan membuat dan mempresentasikan makalah ilmiahnya di Spesia.

“Selain itu menurutnya, kegiatan ini sebagai upaya kita untuk mencegah dan menanggunalangi plagiat karya ilmiah,” jelas Arif.

Dikatakan, Spesia kali ini merupakan tahun ketujuh setelah pertama kalinya dilaksanakan pada tahun 2014. Menurutnya, hingga saat ini jumlah publikasi karya ilmiah prosiding Spesia periode 2014-2020 sebanyak 10.357 karya ilmiah.

Menurutnya, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pada Spesia kali ini Unisba menggandeng 19 perguruan tinggi mitra Unisba sebagai co-host. Perguruan tinggi tersebut yakni angtara Universitas Medan Area, Universitas Bina Bangsa Serang, Universitas Serang, Universitas Bina Insani Bekasi, IKIP Siliwangi Cimahi, STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya, dan Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon.

Baca Juga: Penceramah Tak Bersertifikat Bakal Ditindak Aparat Keamanan saat Berdakwah? Ini Kata Menteri Agama

Sementara itu, Rektor Unisba, Prof. Edi Setiadi mengatakan kegiatan Spesia merupakan kegiatan akademik Unsiba. Ia berharap dengan adanya Spesia ini bisa meningkatkan prestasi universitas. Baik yang dinilai atau diranking oleh pendidikan tinggi (dikti) maupun oleh lembaga lainnya.

“Sebab, publikasi jurnal ilmiah karya dosen dan mahasiswa seperti ini akan menambah nilai dalam penilaian dan kinerja sebuah universitas. Ini sangat penting. Makanya saya apresiasi dengan kegiatan ini dan karya ilmiah para dosen dan mahasiswa,” jelas Edi.

Mahasiswa yang ikut terlibat dalam Spesia katanya adalah mereka yang sudah lulus mengerjakan  tugas akhir atau skripsi. Karena pandemi, mereka belum melaksanakan wisuda. Jika pandemi berakhri tahun ini, mereka akan diwisuda pada Februari tahun 2021.***

Editor: Hj. Eli Siti Wasilah


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X