China Ancam Terjadi Kerusakan Serius, Pejabat Amerika Serikat-Taiwan Agendakan Pertemuan Ekonomi

- 16 September 2020, 07:32 WIB
Juru bicara kementerian luar negeri China, Wang Wenbin./strait times /

GALAMEDIA - Beijing kembali memperingatkan Amerika Serikat (AS) terkait hubungannya dengan Taiwan. Hal itu seiring dengan rencana pertemuan Pejabat AS dan Taiwan untuk membahas kerjasama ekonomi dan komersial akhir pekan ini.

China memperingatkan potensi 'kerusakan serius' apabila AS tidak menarik diri dari segala bentuk kerja sama dengan Taiwan.

Juru bicara kementerian luar negeri China, Wang Wenbin mendesak AS untuk menghentikan semua bentuk kerja sama dengan Taiwan.

"China dengan tegas menentang pertemuan delegasi AS dan Taiwan. Saya ingin menekankan sekali lagi bahwa pertanyaan Taiwan berkaitan dengan kedaulatan dan integritas teritorial China dan menyangkut kepentingan inti China," ucap Wang dalam konferensi pers harian, Senin 14 September 2020 seperti dilaporkan Associated Press.

"Ini adalah masalah paling penting dan sensitif dalam hubungan China-AS. Prinsip satu-China adalah landasan politik hubungan China-AS. Kami mendesak pihak AS untuk mematuhi prinsip satu China dan tiga komunike bersama China-AS, dan untuk menghentikan semua bentuk hubungan resmi antara AS dan Taiwan," lanjutnya.

Peta wilayah China./growyourgk
Peta wilayah China./growyourgk

Ketegangan antara AS dan China belakangan kian meruncing dalam berbagai aspek termasuk perdagangan, keamanan siber, teknologi, dan undang-undang keamanan nasional Hong Kong.

Menteri luar negeri AS untuk pertumbuhan ekonomi, energi dan lingkungan, Keith Krach diagendakan mengunjungi Taiwan untuk membahas kerja sama ekonomi dan komersial.

Kunjungan Krach merupakan kelanjutan dari kunjungan Menteri Kesehatan AS Alex Azar bulan lalu. Azar menjadi pejabat tinggi AS pertama yang mengunjungi Taiwan sejak hubungan kedua negara putus pada 1979.

Baca Juga: Perekonomian Dunia Bakal Bergeser dari Amerika Serikat dan Eropa Jadi ke China Hingga Afrika Selatan

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X