Ngaku Darah Mendidih Tahu Syekh Ali Jaber Ditusuk, Ustadz Yahya Waloni Siap Pimpin Perangi Komunis

- 16 September 2020, 14:02 WIB
Ustadz Yahya Waloni. /


GALAMEDIA - Ustadz Yahya Waloni mengaku geram mendengar kabar penusukan terhadap ulama Syekh Ali Jaber di salah satu masjid Kota Bandarlampung pada Ahad 13 September 2020 sore.

“Darah kami mendidih mendengar Syekh Ali Jaber ditusuk,” kata Yahya Waloni yang disampaikan melalui saluran Youtube, Rabu 16 September 2020.

Yahya menyebut pelakunya  orang suruhan komunis. “Ini tindakan kriminal yang berencana. Penusuk itu pasti disuruh komunis,” katanya.

Menurut dia hanya pendukung anti-Pancasila yang membenci ulama. “Orang yang berani menganiaya ulama adalah anti-Pancasila. Komunis,” ujarnya.

Baca Juga: Prabowo Subianto Terus Dikuntit Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil Geser Anies Baswedan

Dia menyerukan kepada umat Islam untuk tak tinggal diam melihat ulama diganggu.

Dia mengatakan ulama adalah warisan Nabi yang mesti dijaga.

“Hei orang-orang komunis, tunjukkan wajahmu. Jangan bersembunyi dengan menyuruh orang-orang yang tidak cinta agamanya,” kata dia.

Yahya menyatakan siap berperang melawan komunis. “Saya siap memimpin para ustadz untuk perang melawan komunis,” kata dia.

Sementara ketika dikunjungi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko pada Selasa 15 September 2020, Syekh Ali Jaber menjelaskan keadaannya sudah membaik. Dia mengalami luka pada bagian tangan.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X