Hasil Survei 81,1 Persen Publik Lebih Memilih Protokol Kesehatan Ketimbang PSBB

- 16 September 2020, 15:01 WIB
Ilustrasi penerapan PSBB. /

GALAMEDIA- Sebagian besar atau sekitar 82,1 persen publik lebih memilih untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 ketimbang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Demikian hasil survei yang dilakukan oleh Polmatrix Indonesia.

"Sebanyak 81,1 persen responden memilih protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak, tidak bersalaman, dan rajin cuci tangan agar terhindar dari penularan Covid-19," kata Direktur Eksekutif Polmatrix Indonesia Dendik Rulianto dalam siaran persnya,, Rabu 16 September 2020.

Hanya ada 11,3 persen responden yang memilih mendukung pemerintah supaya menerapkan PSBB seperti yang sudah pernah dilakukan sebelum dibukanya kembali perekonomian.

Baca Juga: Amankan Lima Miliar per Minggu Hingga 2023, Aubameyang Kini Gunakan Nomor Legenda Prancis Arsenal

Ada pula sebanyak 3,6 persen responden yang memilih PSBB sebaiknya diperketat, mendekati model karantina wilayah atau lockdown. Sisanya 4,2 persen menyatakan tidak tahu/tidak jawab.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini telah memutuskan untuk memberlakukan kembali PSBB di tengah ramainya pro dan kontra.

Dia mengatakan, harus diakui dilema antara kesehatan dan ekonomi menjadi pertimbangan para pengambil kebijakan. Dampak Covid-19 telah membuat perekonomian nasional merosot dan kini berada dalam bayang-bayang resesi.

Baca Juga: PSBB Tuai Kritik, Jawaban Anies Baswedan: Biarlah Itu Jadi Dapur Kita
 
Opsi PSBB yang diperketat seperti pada awal pandemik mensyaratkan sejumlah hal, di antaranya pemberian bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak. Pembatasan aktivitas perkantoran dan tempat-tempat usaha juga menciptakan dampak terhadap bidang-bidang usaha lain khususnya sektor informal.

Dengan waktu tersisa sekitar dua minggu hingga berakhirnya kuartal III/2020, pemerintah lebih cenderung menerapkan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM).

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X