Presiden Jokowi Kekeuh Gelar Pilkada Serentak 2020, Mendagri Desak KPU Segera Revisi Aturan

- 21 September 2020, 20:05 WIB
Mendagri Tito Karnavian. /ANTARA/KARTIKA MAHAYADNYA


GALAMEDIA - Setelah Presiden Joko Widodo menegaskan tetap menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada serentak) 2020 di masa pandemi virus corona (Covid-19), Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) merevisi Peraturan KPU (PKPU) Nomor 10 Tahun 2020.

PKPU tersebut mengatur tentang pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi Covid-19.

Menurut Tito, KPU perlu mencantumkan aturan terperinci soal pelanggaran penerapan protokol Covid-19 dalam seluruh tahapan pilkada.

Baca Juga: Pemerintahan Jokowi Masa Kelam Bagi Guru Honorer di Indonesia, PGRI: Jauh dari Zaman SBY

"Kami sarankan ada revisi PKPU mengenai untuk menghindari potensi kerumunan sosial yang tidak menjaga jarak," kata Tito dalam Rapat Kerja bersama Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 21 September 2020.

Tito berkata semua pihak harus didorong untuk melaksanakan kegiatan dalam tahapan-tahapan Pilkada Serentak 2020 secara daring dengan memanfaatkan sejumlah teknologi.

Menurutnya, semua pihak juga harus bisa memanfaatkan media massa, media sosial, atau media konvensional dalam melaksanakan kegiatan selama tahapan pilkada kali ini.

"TVRI (dan) RRI yang sudah sampai ke daerah-daerah, pelosok-pelosok ini dapat dimanfaatkan," ujar mantan Kapolri itu.

Baca Juga: 72 persen Pasien Covid-19 Sembuh, Reisa Broto Asmoro: Indikasikan Pengobatan di Indonesia Efektif

Meskipun demikian, Tito menyebut rapat yang menghadirkan orang dalam jumlah terbatas bisa tetap diizinkan di daerah-daerah yang kesulitan memanfaatkan teknologi. Menurutnya, rapat terbatas tersebut boleh dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X