Evaluasi SAKIP & RB, Ridwan Kamil: Seribu Masalah Harus Lahirkan Seribu Aplikasi

- 22 September 2020, 19:50 WIB
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (22/9/20). (Foto: Yogi P/Humas Jabar) /

GALAMEDIA — Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, Reformasi Birokrasi (RB) dan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) hanya bisa stabil jika ada sentuhan teknologi dalam sistem kerja.

Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– mengibaratkan RB dan SAKIP sebagai kondisi keimanan manusia yang bersifat naik turun. Jika RB dan SAKIP hanya mengandalkan kedisiplinan ASN dan segala hal yang bersifat manual, maka grafiknya akan selalu naik turun setiap kali dievaluasi.

Menurutnya, salah satu cara agar kinerja birokrasi selalau stabil di performa puncak adalah dengan memanfaatkan teknologi. Transformasi ke arah teknologi harus menjadi semangat di Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar.

Baca Juga: AHM Tambah Varian Warna Baru Skutik Penjelajah Honda ADV150

“Ini adalah contoh bagaimana ada satu problem yang nanti kita selesaikan melalui transformasi teknologi,” kata kang Emil dalam Evaluasi RB dan SAKIP Pemda Provinsi Jabar melalui telekonferensi dari Gedung Pakuan Bandung, Selasa 22 September 2020.

Kang Emil mengilustrasikan, jika ada seribu masalah dalam birokrasi maka harus diselesaikan pula dengan seribu aplikasi yang dapat mengunci berbagai eror dari sistem konvensional. Jabar Digital Service, Jabar Quick Response, dan Jabar Saber Hoaks adalah contoh solusi atas masalah dan kecepatan reformasi birokrasi melalui inovasi transformasi digital. Sentuhan teknologi di ketiga unit kerja tersebut sejatinya juga dibutuhkan perangkat daerah Pemda Provinsi Jabar.

Lebih detail lagi, Kang Emil mencontohkan pandemi COVID-19 ini telah mengajarkan betapa birokrasi harus mampu fleksibel dengan keadaan tapi pada saat bersamaan tetap produktif.

Baca Juga: Tak Diperhatikan Pemerintah, Ratusan Awak Angkot Datangi Kantor Organda Garut

“Kita bisa menilai produktivitas bagi mereka yang melakukan work from home melalui sistem kerja reformasi birokrasi berbasis transformasi teknologi,” ucapnya.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X