Raih Opini WTP yang 10 Kali, Rudy Ingin yang Ke-11 Berturut-turut  

- 22 September 2020, 22:04 WIB
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengikuti Rakornas Akuntansi dan Laporan Keuangan Pemerintah di Balai Kota Solo /

GALAMEDIA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengumumkan, laporan keuangan Pemkot Solo tahun 2019 mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Opini WTP yang ke-10 secara berturut-turut tersebut, disampaikan Menkeu Sri Mulyani Indrawati secara daring, dalam Rakernas Akuntansi dan Laporan Keuangan Pemerintah tahun 2020, Selasa, 22 September 2020.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, bersama Wakil Wali Kota Solo, Ahmad Purnomo, beserta para kepala OPD, mengikuti rakernas dan penyampaian penghargaan tersebut lewat tayangan televisi layar lebar di Bale Tawangarum Balai Kota Solo. Sedangkan penghargaan secara fisik telah dikirim ke Pemkot Solo beberapa hari sebelumnya dan diterima Wali Kota Solo yang akrab disapa Rudy.

Baca Juga: 103 Gram Sabu Dipesan R Melalui Operator Telepon Seluler di Bandung

Seusai menyaksikan jalannya Rakernas Akuntansi dan Laporan Keuangan Pemerintah lewat video conference, Rudy menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras jajaran ASN Pemkot Solo. Dia menyatakan, keberhasilan Pemkot Solo meraih penghargaan berupa opini WTP 10 kali dalam 10 tahun berturut-turut merupakan prestasi luar biasa.

“Saya berharap tahun 2021 mendatang Pemkot Solo dapat mempertahankan prestasi itu dan kembali meraih WTP yang ke – 11. Kalau seluruh jajaran OPD setia bela Kota Solo, harus bisa meraih yang kesebelas," katanya.

Baca Juga: Gubernur Jabar Paparkan Kawasan Rebana pada Ratas Bersama Presiden

Wali Kota Solo itu mengungkapkan, keberhasilan perjuangan jajaran OPD sampai Pemkot Solo mendapatkan opini WTP, karena mereka bekerja berdasarkan filosofi "Lurik", yaitu lurua dalam pengabdian dan ikhlas dalam pelayanan. Muara dari pengabdian dan pelayanan tersebut, adalah "5 Mantap", yaitu Mantap Kejujuran, Mantap Kedisiplinan, Mantap Pelayanan, Mantap Organisasi dan Mantap Gotong Royong.

Rudy yang berdasarkan masa tugas akan berakhir pada Februari 2021, berharap filosofi "Lurik" dan "5 Mantap" tetap dipakai dan dihayati terus menerus. Alasannya karena filoaofi itu terkait dengan perubahan mental ke arah lebih baik dan bisa diwujudkan dalam menjalankan roda pemerintahan.

Baca Juga: Pemerintah Sosialisasikan Pembangunan Jalan Tol Gedebage - Tasikmalaya - Cilacap

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X