DPR: Eksistensi Media Jangan Sampai Tergerus Sosmed, Pemerintah Harus Turun Tangan

- 29 September 2020, 18:20 WIB
Anggota Komisi 1 DPR RI dari fraksi NasDem, Muhammad Farhan. (Foto:Istimewa) /

GALAMEDIA - Eksistensi industri media mainstream di Tanah Air ikut terdampak pandemi Covid-19.

Selain karena porsi iklan atau kerjasama komersil yang semakin kecil, hantaman konten sosial media (sosmed) pun semakin kencang.

Padahal sejatinya, keberadaan media mainstream bisa menangkal hantaman hoaks. Hal itu disampaikan Anggota Komisi 1 DPR RI dari fraksi NasDem, Muhammad Farhan.

Baca Juga: Akurat Menurut Sains, Makhluk Ini Beri Tanda Datangnya Gempa dan Tsunami

"Rangkaian jurnalistik yang membutuhkan pendanaan memadai jadi tantangan di masa pandemi. Perlu ada dorongan karena hanya media yang mampu memenuhi keinginan publik untuk mendapatkan informasi resmi yang terverifikasi atau bebas dari hoaks," terang Farhan, Selasa, 29 September 2020.

Farhan pun menyoroti kerasnya kehidupan di masa pandemi. Menurut dia, saat ini banyak perusahaan yang mengambil langkah pemotongan belanja media mainstream dan memindahkannya ke media sosial.

Ia merasa khawatir hal tersebut dapat mengancam keberlangsungan industri jurnalistik.

Baca Juga: Liga 1 Diundur, Bos Persib Bandung Hanya Bisa Pasrah

"Industri media punya peran strategis sebagai sumber verifikasi berita dan informasi. Akuntabilitas media mainstream lebih tinggi daripada sekedar konten sosmed," tambahnya.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X