Logo BB 1% MC Dilarang Digunakan! Juru Sita PN Bandung Lakukan Eksekusi

- 21 Mei 2024, 14:08 WIB
Juru sita PN Bandung saat membacakan berita acara eksekusi logo BB 1% MC di Jalan Pajajaran Bandung, Selasa, 21 Mei 2024./Lucky M Lukman/Galamedianews
Juru sita PN Bandung saat membacakan berita acara eksekusi logo BB 1% MC di Jalan Pajajaran Bandung, Selasa, 21 Mei 2024./Lucky M Lukman/Galamedianews /

GALAMEDIANEWS - Logo klub motor Bikers Brotherhood 1% MC atau BB 1% MC yang identik dengan logo Bikers Brotherhood MC (BBMC) Indonesia, dilarang untuk digunakan sejak hari ini, Selasa, 21 Mei 2024.

Kepastian itu merujuk pada keputusan yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap, yang hari ini dijalankan juru sita Pengadilan Negeri (PN) Bandung melalui langkah eksekusi secara paksa di Jalan Pajajaran No 42 Bandung.

Baca Juga: Acara Bali Street Carnival World Water Forum Dimeriahkan Oleh 1.200 Seniman

Eksekusi menindaklanjuti putusan terkait permohonan aanmaning atau teguran dari BBMC Indonesia ke BB 1% MC, sesuai putusan Мahkamah Agung RI Nomor: 3513K/PDT/2020 Vide Putusan no: 432/PDT.G/2018/PN.BDG Jo no: 115/PDT/2020/PT.BDG Jo no : 3513 K/PDT/2020.

Pembacaan berita acara eksekusi dilakukan juru sita PN Bandung, Rahmat Hidayat. Rahmat menuturkan, dari pemeriksaan di lokasi tak ditemukan objek-objek yang sudah dilekatkan dalam eksekusi.

Ia memastikan, pelaksanaan eksekusi terkait dengan penarikan logo yang dilekatkan sita eksekusi yang berada di Jalan Pajajaran No 42 itu, telah dilaksanakan. Juru sita memberi catatan, bahwa objek itu sudah tak ditemukan di lokasi tersebut.

"Ini akan dicatatkan dalam berita acara pelaksanaan hari ini. Kemudian, soal hal-hal sifatnya administratif itu nanti akan ditindaklanjuti sebagaimana mestinya," kata Rahmat.

Saat ditanya alasan mengapa eksekusi dilakukan di Pajajaran tidak di Cikawao di lokasi kini BB 1% MC berada, juru sita menyatakan pihaknya hanya melaksanakan penetapan yang ada.

Baca Juga: Popo Iskandar, Warisan dalam Lukisan dan Tulisan

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah