Gatot Nurmantyo Sindir Mahfud MD, Baru 2 Bulan KAMI Sudah Mampu Kerahkan Jutaan Orang

- 15 Oktober 2020, 12:16 WIB
Presidium KAMI, Gatot Nurmantyo saat mengisi acara di kanal YouTube Refly Harun yang videonya diunggah, Kamis 15 Oktober 2020. /Youtube @reflyharun


GALAMEDIA - Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo menyindir Menko Polhukam Mahfud MD dan aparat keamanan.

"Alhamdulillah, luar biasa KAMI belum dua bulan sudah mengarahkan jutaan orang demonstrasi seluruh Indonesia, dan hebatnya KAMI tidak ikut," ujar mantan Panglima TNI ini saat berbincang dengan Refly Harun pada akun Youtube Refly Harun yang tayang, Kamis 15 Oktober 2020.

Seperti diketahui aparat keamanan menuding KAMI sebagai salah satu aktor intektual aksi unjuk rasa penolakan Omnibus Law Cipta Kerja di sejumlah daerah. Sehingga sejumlah petinggi KAMI pun dibekuk aparat kepolisian.

Setidaknya polisi kini menahan Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat dan Anton Permana. Ketiganya merupakan para petinggi KAMI.

Baca Juga: Diajak Bareng Buat Aturan Turunan Omnibus Law, Reaksi Buruh Bikin Pusing Pemerintah

Terakhir, pada acara Mata Najwa, Menko Polhukam pun menyatakan salah satu aktor intelektual demo yang berujung rusuh adalah petinggi KAMI.

Gatot Nurmantyo mengaku heran sekaligus berbangga lantaran KAMI yang baru dideklarasikan 2 bulan lalu sudah bisa mengerahkan jutaan demonstran.

Mulanya, Refly Harun menanyakan kabar petinggi KAMI yang ditangkap polisi. Lalu, Gatot Nurmantyo memberikan statemen tentang eksistensi KAMI.

Gatot Nurmantyo mengatakan KAMI mendukung aksi buruh dan mahasiswa. "Namun, secara resmi KAMI tidak ikut terjun menjadi demonstran," ujar Gatot.

"Buruh itu representatif dari Indonesia, dan buruh gajinya rendah, inilah yang KAMI suarakan hati rakyat, apa yang menjadi kegelisahan rakyat, kami suarakan," ujarnya.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X