Amerika Tangkapi Ilmuwan Mata-mata China, Beijing Bersumpah Membalas dengan Menyandera Warga AS

- 18 Oktober 2020, 14:32 WIB
DailyMail /

GALAMEDIA - Beijing memperingatkan Washington bahwa mereka akan menyandera warga  Amerika yang berada di Negeri Tirai Bambu  jika Departemen Kehakiman (DOJ) AS tidak melepaskan para ilmuwan penelitian China.

Para  peneliti dimaksud ditahan karena dituding berbohong mengenai peran mereka untuk militer China, dalam hal ini Tentara Pembebasan Rakyat (PLA). Mereka disebut menyamar sebagai peneliti untuk mencuri data penting.

Dikutip Galamedia dari DailyMail, Minggu (18 Oktober 2020) sumber Wall Street Journal menyebut pejabat pemerintah China berulang kali memperingatkan Amerika melalui berbagai saluran diplomasi, termasuk Kedutaan Besar AS di Beijing.

PLA.
PLA.

Baca Juga: Putra Amien Rais Kecelakaan di Tol Cipali: Mobil Alphard Ditabrak dari Belakang, Sopir Melarikan Dir

China  menegaskan akan mengambil tindakan drastis jika tuntutan mereka tidak segera dipenuhi. Tindakan yang dikenal sebagai 'diplomasi sandera' ini menjadi pembalasan atas penangkapan sejumlah ilmuwan China di Amerika.

Tahun ini setidaknya empat ilmuwan China ditahan dan didakwa atas kasus penipuan visa. Mereka diduga berbohong pada imigrasi AS untuk mendapatkan akses bekerja di universitas riset medis AS yang terkenal dan di saat yang sama diam-diam bekerja untuk militer China.

China menuntut DOJ membatalkan dakwaan terhadap mereka. Sumber mengatakan Beijing pertama kali memperingatkan akan menyandera warga AS yang tinggal di China pada musim panas atau  bulan Juni lalu.

Salah satu konsulat China di AS.
Salah satu konsulat China di AS.

Halaman:

Editor: Mia Fahrani

Sumber: Daily Mail


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X