Sertifikat Diserahkan Bukan Muhrim, Tolak Bersalaman Dokter Muslim Batal Jadi Warga Negara Jerman

- 20 Oktober 2020, 10:18 WIB
galamedianews.com /galamedianews.com

GALAMEDIA - Jerman membatalkan kewarganegaraan seorang dokter muslim yang demi keyakinan dan janji setia pada sang istri menolak bersalaman dengan perempuan.

Dramatis karena momen dimaksud terjadi kala saat sang dokter berdarah Lebanon tersebut hendak menerima sertifikat kewarganegaraan yang dinantinya selama 13 tahun.

Diserahkan oleh pejabat perempuan, ia menolak melakukan “prosesi formal” berjabatan tangan saat akan menerima sertifikat dengan alasan keyakinan bukan muhrim.

Akibatnya dokter berusia 39 tahun yang telah menyelesaikan studi medis dengan poin kelulusan tes kewarganegaraan tinggi itu urung menjadi warga Jerman di detik terakhir.  

Baca Juga: Laporan Tahunan Pemerintahah Jokowi-Maruf Amin, Moeldoko Sebut Tradisi Baru

Dikutip Galamedia dari DailyMail, Selasa (20 Oktober 2020) peristiwa yang terjadi pada tahun 2015 itu terungkap lima tahun kemudian saat pengadilan mendukung keputusan yang menyebabkan otoritas negara menolak kewarganegaraan sang dokter.

Pengadilan menyatakan pandangan 'fundamentalis' dokter tersebebut bertentangan dengan integrasinya dalam masyarakat Jerman.

Terungkap pula dokter yang tak disebutkan namanya itu pindah ke Jerman  tahun 2002 dan tinggal secara resmi.

Menikahi seorang wanita asal Suriah sekitar sepuluh tahun lalu, ia berjanji takkan pernah menyentuh wanita lain, termasuk dengan bersalaman.

Halaman:

Editor: Mia Fahrani

Sumber: Daily Mail


Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X