Tahun Ini 967 Rutilahu di Kota Cimahi Akan Direhabilitasi

- 20 Oktober 2020, 19:42 WIB
Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna sosialisasi ke komunitas pedang di di Aula Gedung Cimahi Techno Park, Senin, 19 Oktober 2020. /

GALAMEDIA - Sebanyak 967 unit rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kota Cimahi tahun ini akan direhabilitasi, dengan bantuan anggaran dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, dan Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi.

Jumlah rutilahu yang diperbaiki tersebut berkurang jika dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 1.700 unit, atau berkurang setengahnya.

"Iya untuk tahun ini berkurang. Mudah-mudahan berkurangnya memang karena rutilahunya berkurang. Tapi salah satunya mungkin karena kondisi ya, kondisi anggaran berkurang. Ya mudah-mudahan tahun depan harapanya rutilahu berkurang dengan sendirinya, karena ada peningkatan perekonomian. Tapi memang yang harus kita bantu mudah-mudahah jumlahnya tahun depan bisa naik," ungkap Wali Kota Cimahi, Ajay M. Priatna ditemui usai menghadiri Sosialisasi Perbaikan Rutilahu yang berlangsung di gedung Cimahi Technopark Jln. Baros, Selasa 20 Oktober 2020.

Menurutnya, rutilahu yang menjadi prioritas diperbaiki tahun ini adalah yang memenuhi semua persyaratan yang sudah ditentukan. "Artinya apapun ini, tetap ada persyaratannya. Tapi yang pasti saya tekankan tadi kepada dinas terkait, untuk tepat guna, tepat sasaran, itu yang tidak boleh dilupakan," tegasnya.

Dengan berkurangnya jumlah rutilahu yang diperbaiki ini, kata Ajay, bisa menambah daftar panjang rutilahu yang menunggu perbaikan. "Harapannya ke depan, kalau memang faktanya banyak yang harus dibenahi, anggarannya dari pusat dan provinsi bisa bertambah," katanya.

Baca Juga: Ini Empat Kesepakatan Indonesia Jepang yang Disampaikan Presiden Joko Widodo

Dijaskan Ajay, meskipun di tengah situasi pandemi covid-19 seperti saat ini, program perbaikan rutilahu tetap dijalankan demi masyarakat. Pemerintah melalui Direktorat Rumah Swadaya dalam pemenuhan rumah layak huni, menjalankan kegiatan bantuan sosial berupa perbaikan rutilahu untuk meningkatkan keswadayaan dalam pemenuhan rumah layak huni.

"Sehingga diharapkan penerima bantuan mampu menyelesaikan rumah yang diperbaikinya," katanya.

Lebih jauh dikatakan Ajay, tujuan perbaikan rutilahu ini diantaranya mewujudkan pembangunan berkelanjutan, berwawasan lingkungan, meningkatkan kualitas derajat kehidupan yang berkeadilan. Membantu meringankan beban bagi masyarakat kurang mampu, dalam memenuhi kebutuhan rumah tinggal layak huni.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X