BMKG : Badai Tropis Tingkatkan Curah Hujan Tinggi dan Berpotensi Terjadi di Laut Selatan Jawa

- 24 Oktober 2020, 19:32 WIB
ILUSTRASI Tsunami - BMKG: Waspada, Potensi Mega Tsunami di Sepanjang Pantai Selatan Pulau Jawa /Reuters/.*/Reuters

GALAMEDIA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta menyebut badai tropis yang berdampak pada peningkatan curah hujan musim 2020/2021 berpotensi terbentuk di laut selatan Jawa atau wilayah pantai selatan Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Pada musim hujan tahun 2020/2021, kalau kita perhatikan ada potensi terbentuk badai tropis di Samudera Hindia dan laut selatan Jawa," kata Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta Reni Kraningtyas di Kabupaten Bantul, Sabtu 24 Oktober 2020.

Ia berharap badai tropis tersebut tidak dekat sekali dengan pesisir di laut selatan Jawa, sehingga tidak mengakibatkan dampak curah hujan yang signifikan dalam beberapa hari hingga berakibat banjir.

Baca Juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, Bupati Dorong IPSi Sumedang Lahirkan Atlet Berprestasi

"Dengan adanya badai tropis tentu juga akan menaikkan tinggi gelombang, jadi perlu diwaspadai jika ada badai tropis di laut selatan Jawa ini berpotensi terjadi gelombang tinggi, curah hujan tinggi dan juga disertai angin kencang," katanya.

Dia mengatakan yang harus diantisipasi pada musim hujan 2020/2021 adalah dampak fenomena La Nina, yaitu curah hujan yang meningkat antara 20 hingga 40 persen dari kondisi normal, yang pada tahun 2017 juga ada fenomena La Nina dan diperparah dengan badai cempaka di perairan selatan Jawa yang hampir mendekati pesisir.

Baca Juga: Catat! Inilah yang Perlu Dilakukan Pebisnis Pemula

"Musim sekarang terjadi La Nina moderat sedang, karena suhu muka laut sekitar ekuator sudah minus 1,02, dari segi La Nina memang lebih tinggi sekarang, tetapi tahun 2017 itu diperparah adanya badai cempaka yang posisinya dekat dengan laut Jawa," katanya.

Oleh sebab itu, pihaknya berharap jika ada badai tropis tidak dekat dengan pesisir laut Jawa, sehingga walaupun La Nina sekarang lebih tinggi daripada 2017, badai tropis tidak dekat dengan pesisir Jawa tentu dampaknya tidak sesignifikan 2017, yang mana curah hujan 200 milimeter (mm) tercurah dalam satu hari.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X