Sebagai Negara Multietnik dan Multi Agama, Rusia Haramkan Media Anti Islam

- 30 Oktober 2020, 14:05 WIB
Bendera Rusia. /Pixabay/IGORN

GALAMEDIA - Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Rusia menghindari penerbitan karikatur yang menghina Islam.

"Keberadaan media semacam itu di negara kami sama sekali tidak mungkin, termasuk dari segi legislasi saat ini," kata Peskov.

Baca Juga: Libur Panjang, Pemkot Cimahi Gelar Rapid Test Gratis bagi Warga Pendatang

"Rusia sebagian merupakan negara Muslim dan terdapat hingga 20 juta umat Muslim di Rusia. Di Rusia, di mana, tentu saja, negara fundametal adalah Kristen, mayoritas kami semua memiliki orang Kristen yang tinggal di sini, keunikan negara kami justru pada sifat multietnik dan multiagama, dan semua agama hidup dengan saling menghormati."

Pernyataan itu disampaikan setelah skandal yang diprovokasi oleh majalah Prancis, Charlie Hebdo, yang menerbitkan kartun tentang Islam, melukai hati jutaan umat Muslim.

Baca Juga: Usai Bertemu Pompeo, Indonesia Resmi Kecam Presiden Prancis: Lebih dari 2 Miliar Muslim Terusik

Penerbitan kartun tersebut berujung pada gelombang amarah dan aksi protes di seluruh dunia Muslim serta aksi boikot produk Prancis.

Sumber: Anadolu

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X