Besok, Sabtu 31 Oktober 2020 KPU Gelar Debat Publik Pertama Paslon Peserta Pilkada Bandung

- 30 Oktober 2020, 18:01 WIB
Ilustrasi Pilkada 2020. /Serangnews

GALAMEDIA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung akan menggelar debat publik yang pertama pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Bandung pada Pilkada Serentak 2020 di Kopo Square Bandung, Sabtu, 31 Oktober 2020.

Debat publik paslon pada Pilkada Bandung 9 Desember 2020 akan disiarkan secara langsung melalui stasion televisi nasional i-News pukul 14.30 WIB, sehingga masyarakat Kabupaten Bandung bisa mengikuti langsung menyaksikan melalui layar televisi.

Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya mengatakan, dalam pelaksanaan debat publik pertama pasangan calon bupati dan wakil bupati Bandung itu, hanya menghadirkan tiga pasangan calon, tim sukses, liaison officer (LO), Bawaslu Kabupaten Bandung dan perwakilan media.

Baca Juga: MER-C Berharap Pemerintah Indonesia Mengambil Sikap Atas Tindakan Presiden Prancis

"Sesuai rencana dan rakor-rakor sebelumnya, insya Allah KPU Kabupaten Bandung akan mengadakan debat publik ke satu hari Sabtu besok. KPU tidak mengundang Forkopimda dan pihak-pihak lain," kata Agus kepada Galamedia melalui sambungan telepon, Jumat, 30 Oktober 2020.

Debat publik ini, imbuh Agus, akan berlangsung lima segmen. Segmen pertama opening, segmen kedua pemaparan visi misi setiap pasangan calon, segmen tiga pertanyaan moderator kepada seluruh pasangan calon, segmen keempat tanya jawab antar pasangan calon dan segmen lima closing stitmen.

Agus mengatakan, sesuai panduan dari KPU RI, tema debat publik itu bisa dipilih antara enam hingga tujuh poin.

Baca Juga: Gatot Nurmantyo Tak Diberi Kesempatan Berpidato, Deklarasi KAMI di Jambi Dibubarkan Aparat

"Nah dalam rapat koordinasi, kita menyepakati tema debat publik. Tema debat pubik yang pertama adalah peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung," jelas Agus.

Menurutnya, mengambil tema itu karena tugas seorang pemimpin itu akan dilihat sejauh mana pelayanan dan efeknya pada kesejahteraan masyarakat. "Salah satunya seperti itu," ucapnya.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X