Panglima TNI Tak akan Biarkan Musuh Ancam dan Ganggu Bangsa dan Negara Indonesia

- 15 November 2020, 14:58 WIB
Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, didampingi Pangkostrad Letjen TNI Eko Margiyono, Komandan Koopssus TNI Mayjen TNI Richard TH. Tampubolon, Danjen Kopassus Mayjen TNI Mohamad Hasan, Dankormar Mayjen TNI (Mar) Suhartono dan Komandan Korpaskhas Marsda TNI Eris Widodo Y.
Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, didampingi Pangkostrad Letjen TNI Eko Margiyono, Komandan Koopssus TNI Mayjen TNI Richard TH. Tampubolon, Danjen Kopassus Mayjen TNI Mohamad Hasan, Dankormar Mayjen TNI (Mar) Suhartono dan Komandan Korpaskhas Marsda TNI Eris Widodo Y. /Puspen TNI

GALAMEDIA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan, TNI akan melakukan apa saja agar musuh tak mengancam dan mengganggu bangsa dan negara Indonesia.

"Tidak satupun, tidak satupun musuh yang dibiarkan, apalagi melakukan upaya-upaya berupa ancaman dan gangguan terhadap cita-cita luhur bangsa dan negara Indonesia," kata Hadi dalam siaran pers yang diterima galamedia, Minggu 15 November 2020.

Oleh karenanya, ia mengingatkan masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, serta tidak mudah terpengaruh dengan berbagai provokasi.

Baca Juga: LINK LIVE STREAMING MotoGP Valencia 2020: Ajang Rebutan Juara Dunia

"Saya ingin menyampaikan kembali, pentingnya persatuan dan kesatuan dalam menjaga stabilitas nasional," tegas Hadi.

Hadi menyatakan hal tersebut ia sampaikan di Subden Denma Mabes TNI, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu 14 November 2020.

Hadi didampingi Pangkostrad Letjen TNI Eko Margiyono, Komandan Koopssus TNI Mayjen TNI Richard TH Tampubolon, Danjen Kopassus Mayjen TNI Mohamad Hasan, Dankormar Mayjen TNI (Mar) Suhartono, dan Komandan Korpaskhas Marsda TNI Eris Widodo Y.

Baca Juga: #JusticeForSakura, Posisi Sakura IZ*ONE Dipinggirkan dalam Sesi Foto WIZ*ONE Tuntut OTR Minta Maaf

"Untuk itu, jangan kita biarkan persatuan dan kesatuan bangsa itu hilang, atau dikaburkan oleh provokasi dan ambisi yang dibungkus dengan berbagai identitas," katanya.

Halaman:

Editor: Brilliant Awal


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x