Inalillahiwainalillahirojiun!Kasus Covid-19 di Sumedang Kembali Melonjak

- 18 November 2020, 17:40 WIB
/Ade Hadeli/

GALAMEDIA - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang, Dr.H.Iwa Kuswaeri mengumumkan adanya penambahan kasus terkonfirmasi positif dalam dua hari berturut sebanyak 11 orang. Dengan demikian, per hari ini terdapat 25 kasus positif yang menjalani isolasi mandiri dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang.

"Pertanggal 16 November terdapat 14 kasus positif. Kemudian kemarin (17 November) ada penambahan 5 kasus. Dan hari ini bertambah lagi 6 kasus. Sehingga totalnya jadi 25 kasus," kata Iwa Rabu 18 November 2020.

Baca Juga: Sehari Ada 50 Orang Positif, Ini Kasus Harian Tertinggi di Kabupaten Cirebon
 
Penemuan kasus itu harus menjadi warning  bagi masyarakat. Apalagi dalam kasus yang ditemukan, semuanya tidak menujukan gejala. Tentunya kondisi itu, sangat rawan untuk bisa menularkan ke orang lain.

“Sebab, karena merasa sehat membuat mereka leluasa untuk berinteraksi dengan yang lain. Padahal mereka dalam kondisi terpapar. Dan itu yang sangat berbahaya,” tandasnya.

Sehubungan dengan itu, protokol kesehatan (prokes) harus benar-benar dijalankan oleh masyarakat dalam kesehariannya. Untuk itu, pihaknya tidak henti-hentinya mengajak dan mengingatkan masyarakat untuk melaksanakan 3M. Yaitu memakai masker secara benar, mencuci tangan pakai sabun antiseptik dan air yang mengalir, menjaga jarak meserta menghindari kerumunan.

Baca Juga: Soal Pemerintah Pusat dan DKI Jakarta, Refly Harun: Selalu Panas, Saling Sindir dan Saling Kritik

Untuk mendisiplinkan masyarakat agar menjalankann protokol kesehatan pihaknya telah menegakan Perbup 74 Tahun 2020. Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kab.Sumedang, didukung oleh Unsur TNI/Polri, berusaha memburu para pelanggar prokes.

“Bagaimana pun, kita belum bisa memastikan kapan pandemi Covid-19 ini akan berakhir. Untuk itu satu-satunya cara yang dapat kita lakukan dengan cara meningkatkan kewaspadaan, melalui pendisiplinan masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan,” ujarnya.

Baca Juga: Beredar Jual Beli Akta Cerai Palsu di Aplikasi Marketplace, Ini Kata Humas PA Soreang 

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X