Pangdam Jaya Overlap Urus Spanduk, Anggota DPR RI Ingatkan Awal Teciptanya Reformasi

- 20 November 2020, 21:07 WIB
Pangdam Jaya, Mayjen Dudung Abdurachman
Pangdam Jaya, Mayjen Dudung Abdurachman /Antara/Dhemas Reviyanto


GALAMEDIA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan penurunan baliho termasuk tanggung jawab Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang wajib menjaga ketentraman, kenyamanan, dan ketertiban di Jakarta.

Pernyataan itu diungkapkannya menyusul adanya aksi penurun spanduk atau baliho oleh aparat TNI. Bahkan Pangdam Jaya Majen TNI Dudung Abdurachman berani menyatakan telah menginstruksikannya.

"Itu (sebenarnya sudah tanggung jawab Satpol PP menjaga ketentraman, kenyamanan, dan ketertiban di Jakarta. Prinsipnya kalau ada yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan tidak sesuai tentu ada kewenangan masing-masing," kata Riza di Jakarta, Jumat, menyusul penurunan sejumlah spanduk oleh prajurit TNI.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.

Menurut Riza, masing-masing pihak keamanan mulai dari Satpol PP, Kepolisian RI, hingga TNI, memiliki kewenangan masing-masing dengan aturannya sendiri-sendiri.

"Kalau Satpol PP tugasnya menertibkan sesuai dengan peraturan dan Perda yang ada, terkait dengan spanduk, baliho, bendera, umbul-umbul yang diatur titiknya, hingga berapa lama maksimal terpasang. Di Jakarta ada aturannya, jadi kalau ada yang melanggar pasti ditertibkan," tuturnya.

Sebelumnya dikabarkan bahwa pihak TNI-Polri menurunkan sejumlah baliho yang dipasang di beberapa ruang publik.

Baca Juga: Usai Diperiksa Penyidik Bareskrim Polri, Ridwan Kamil Langsung Lontarkan Permintaan Maaf

Baliho-baliho tersebut di antaranya baliho- baliho partai, lalu baliho milik perusahaan, hingga baliho sisa penyambutan Rizieq Shihab yang dipasang oleh pendukungnya.

Panglima Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya) Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengatakan bahwa dirinya menyampaikan perintah kepada anggota Kodam Jaya untuk menertibkan spanduk dan baliho.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X