Politisi PDIP: Jika Secara Hukum FPI Ini Melanggar, Bubarkan Saja Tak Perlu Takut

- 21 November 2020, 11:33 WIB
TB Hasanuddin meminta pemerintah merespons usulan pembubaran FPI.
TB Hasanuddin meminta pemerintah merespons usulan pembubaran FPI. /Dok. Humas PDIP Jabar/ANTARA-HO

GALAMEDIA - Politikus PDI Perjuangan TB Hasanuddin menilai usulan pembubaran ormas Front Pembela Islam (FPI) yang kembali mengemuka di publik belakangan ini perlu direspons oleh negara.

"Saya kira ini harus direspons negara. Bila ternyata nanti secara hukum ormas FPI ini terbukti melanggar dan kemudian harus dibubarkan, maka bubarkan saja tak usah ragu, tak usah takut," tutur Hasanuddin dalam pernyataannya, di Jakarta, dikutip dari Antara, Sabtu 21 November 2020.

Baca Juga: Miris, Warga yang Ditembak KKB di Sinak Papua Ternyata Berstatus Pelajar SMA

Dorongan agar pemerintah membubarkan FPI kembali ramai mengemuka dengan adanya hashtag #BubarkanFPI yang menjadi trending di Twitter pada Jumat kemarin.

Bahkan sebelumnya juga ada pernyataan dari Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang menyebut apabila perlu FPI dibubarkan saja menyusul banyaknya kegiatan melanggar aturan yang dilakukan ormas tersebut.

Hasanuddin mengapresiasi ketegasan Pangdam Jaya yang juga memerintahkan anggotanya untuk menurunkan baliho-baliho bergambar Habib Rizieq Shihab yang melanggar aturan.

Baca Juga: Status DKI Jakarta Ramah Anak Terancam Dicabut, Kenapa Ya?

Pembubaran ormas, termasuk FPI, lanjutnya, memang ada prosedur yang harus ditempuh dan proses yang harus dilalui sebelum sampai pada tahap keputusan apakah organisasi tersebut dibubarkan atau tidak.

Di sisi lain, purnawirawan jenderal bintang dua TNI AD itu meyakini Pangdam Jaya memiliki alasan kuat hingga mengusulkan pembubaran FPI.

Pernyataan Dudung soal usulan pembubaran FPI berawal dari video viral yang menunjukan orang berbaju loreng menurunkan baliho Rizieq Shihab. Pangdam Jaya mengakui dirinya yang memerintahkan untuk menurunkan baliho Rizieq Shihab tersebut.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X