Benang Gelasan Joksyn Bisnis Hobi di Masa Pandemi Covid-19

- 22 November 2020, 21:55 WIB
Benang layangan jadi bisnis menjanjikan ditengah pandemi covid-19. /boedi Azwar/boedi azwar

GALAMEDIA - Pandemi virus corona (Covid-19) yang terus berlanjut dan tak kunjung teratasi semakin memukul kinerja berbagai sektor industri. Banyak sektor usaha yang terpaksa menghentikan operasional dan merumahkan karyawannya.

Namun ternyata masih ada sebagian kecil entrepreneur justru melihat peluang yang bisa dikembangkan di tengah pandemi. Salah satunya, adalah bisnis hobi benang layangan yang dirintis Moch. Sjah Nur Hidajat.

“Kita tak ingin situasi ini terus berlangsung. Perang melawan Covid-19 jauh dari selesai. Tapi jangan menyerah. Kuncinya adalah kedisiplinan, tetap kreatif dan produktif,”  ujar Owner Gelasan Joksyn, Moch. Sjah Nur Hidajat, di acara tumpengan dan doa syukuran peluncuran perdana produk benang gelasan Joksyn, di Jakarta, Sabtu, 21 November 2020.

 

Sejumlah analisa, kata Sjah Nur, serangan wabah segera mereda seiring produksi massal Vaksin Covid-19 di tahun 2021.

“Semoga saja benar. Sebab makin lama masyarakat stuck juga. Banyak orang mengalami kelelahan mental dan psikis,” ujar entrepreneur yang juga wartawan senior ini.

Serangan wabah ini  membuat sebagian besar bisnis tumbang. Banyak orang kehilangan pendapatan. Namun ada juga bisnis mengalami booming karena pandemi.

 
Baca Juga: Pesawat Tempur Rudal Jalur Gaza, Hamas Salahkan Israel

“Tapi apapun situasinya mohon doakan agar niat baik ini mampu berjalan lancar, serta bisa memberi lapangan usaha bagi yang lain,” ujar bapak tiga anak ini.

Selain menjadi bidang usahanya yang baru, produk benang Gelasan Joksyn, kata Sjah Nur, juga bagian dari usahanya mensupport kegiatan bersifat kultural dan hobi.

Layang-layang, kata dia, merupakan permainan tradisional yang sudah menjadi budaya bangsa Indonesia. Faktanya beragam permainan modern tak membuat para pemain layang-layang berhenti menyalurkan hobi.

 
Baca Juga: Ungkap 50 Positif di Tebet dan 30 di Petamburan, Kemenkes Minta Jemaah Habib Rizieq Tes Covid-19

“Jadi merilis produk benang gelasan ini berawal dari rasa kecintaan saya terhadap layang-layang. Termasuk ingin melestarikan permainan tradisional asli dari Indonesia,” papar Ketua Umum Laskar Ngawi ini.

Lebih dari itu, pria asal Karang Tengah Kota (Katengko) Ngawi Jawa Timur ini, ingin mengajak masyarakat mengembalikan kebahagiaan masa kecil melalui permainan layang-layang.

Halaman:

Editor: Dadang Setiawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X