Kecepatan Maksimum Saat Berkendara di Musim Hujan Paling Aman 50 - 60 Km/jam

- 24 Desember 2020, 09:00 WIB
ILUSTRASI menyetir mobil saat hujan /Pixabay


GALAMEDIA - Hampir diseluruh kawasan Indonesia memasuki musim hujan diakhir 2020 ini. Kondisi seperti ini harus menjadi perhatian bagi pengguna kendaraan bermotor agar tetep aman dan nyaman selama di perjalanan.

Selain karena visibilitas yang terbatas, pengemudi juga harus memperhatikan batas kecepatan kendaraan saat berkendara dalam kondisi hujan. Tentunya permukaan jalan akan licin saat hujan, untuk itu jangan sekali-kali memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, karena akibatnya bisa sangat berbahaya.

Batas minimum ketika berkendara musim hujan dan jalan licin, yakni 30 km per jam, dan maksimum mencapai 60 km per jam. Hal ini dibenarkan oleh Rifat Sungkar selaku Brand Ambassador Mitsubishi Motors di Indonesia yang juga memiliki pelatihan berkendara defensive driving, Rifat Drive Labs.

Baca Juga: Makna Asmaul Husna: Al Afuw, Ar Rauf, dan Malikal Mulki, Semoga Rahmat Allah Selalu Tercurah

“Kecepatan maksimum kalau hujan deras itu paling aman di 50 sampai 60 km/jam, kondisinya di jalan tol dengan visibilitas yang buruk akibat hujan deras ya,” ujarnya, dikutip Galamedia dari mitsubishi-motors.co.id Rabu 23 Desember 2020.

Selain itu, Rifat juga menambahkan untuk memastikan rem dalam kondisi prima, karena jika tidak dalam kondisi prima, hal tersebut dapat memicu kejadian yang tidak diinginkan. Tidak seperti saat kondisi cuaca normal, berkendara di tengah turunnya hujan membuat kendaraan tidak bisa mengerem secara maksimal.

Jarak aman pengereman yang ideal saat kondisi normal adalah 3 detik, sementara di saat hujan turun maka jarak aman tersebut ditingkatkan menjadi 4-5 detik, tergantung dengan kondisinya.

Baca Juga: Juz Amma: Surat Al Ghasyiyah, Bacaan Arab, Latin, dan Artinya, Yuk Perbanyak Tadarus Alquran

“Untuk jarak aman saat kondisi jalan licin akibat hujan, harus sekitar 4 sampai 5 detik. Kalau pas jalanan kering itu kan sekitar 3 detik ya. Tapi ini tidak bisa dihitung dengan ukuran berapa meter, karena tergantung pada kecepatan mobil itu sendiri. Maka itu, agar tetap aman saat hujan sebaiknya diberi jarak yang lebih jauh,” paparnya lagi.

Rifat Menambahkan, Menjaga jarak aman bukan hanya masalah waktu saat mengerem, jarak pandang yang terganggu juga terkadang membuat pengendara tidak siap untuk mengerem secara spontan akibat jalan yang licin.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X