Penjualan Mobil Toyota di Indonesia Turun 5,7 Persen

- 21 Januari 2020, 21:37 WIB

PENJUALAN mobil Toyota di Indonesia turun 5,7 persen pada Januari-Desember 2019 menjadi 331.797 unit.

"Penurunan tersebut di bawah penurunan rata-rata industri (mobil secara nasional) sebesar 10,5 persen," kata Wakil Presdir PT Toyota Astra Motor (TAM) Henry Tanoto di Jakarta, Selasa.

Penjualan mobil secara nasional untuk semua merek turun dari 1.151.413 unit pada 2018 menjadi 1.030.126 unit.

Dalam kondisi pasar yang menurun itu, kata Henry, pangsa pasar Toyota naik menjadi 32,2 persen dibandingkan 2018 sebesar 30,6 persen.

“Kami bersyukur atas raihan penjualan 2019 yang mencerminkan loyalitas konsumen terhadap produk-produk Toyota senantiasa terjaga dan terpelihara seperti tahun-tahun sebelumnya," ujar Henry.

Penjualan Toyota sepanjang 2019 itu, lanjut dia, ditopang oleh peningkatan penjualan Avanza-Veloz di segmen Low MPV (Multi-Purpose Vehicle), Rush di segmen medium SUV (Sport Utility Vehicle) dan Camry di segmen medium sedan.

Pada 2019 penjualan MPV Toyota mencapai 203.205 unit atau memberi kontribusi sebesar 61,2 persen, dengan penjualan Avanza dan Veloz menjadi tulang punggung.

"Penjualan Avanza-Veloz naik mendongkrak sebesar 5,1 persen menjadi 86.374 unit dan market sharenya juga naik menjadi 34,0 persen, dibandingkan 2018 sebesar 28,7 persen," kata Henry.

Kontributor penjualan Toyota terbesar kedua sepanjang 2019 adalah segmen SUV dengan penjualan 78.657 unit atau sebesar berkontribusi 23,7 persen dengan Toyota Rush menjadi penyumbang terbesar dengan angka 61.659 unit. Pangsa pasar Toyota Rush pun naik menjadi 54,0 persen dibanding tahun sebelumnya dengan 42,1 persen.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X