Kendaraan Tak Pernah Diisi Bensin Penuh, Awas Lho Hati-Hati

- 13 Juli 2020, 23:05 WIB
isi bensin /

GALAMEDIA - Meski kendaraan jarang digunakan, tangki bahan bakar minyak (BBM) kendaraan disarankan tetap diisi dalam kondisi penuh. Soalnya sering menyisakan ruang pada tangki berpotensi menimbulkan karat kemudian kebocoran karena keropos.

Kepala Bengkel Daihatsu Pangeran Jayakarta Dolf Valentino menjelaskan udara pada ruang kosong di tangki kemungkinan berubah menjadi embun atau titik air yang memicu karat. Seperti diketahui karat adalah proses kimia hasil oksidasi logam, karat muncul karena unsur oksigen.

"Karat berasal dari udara yang ada dalam tangki dan berubah bentuk menjadi titik-titik air," kata Dolf, Senin (13/7/2020).

Baca Juga: Tetap Hadir di Masa Pandemi Virus Corona, Tissa Biani Jadi Duta Festival Film Indonesia 2020 Termuda

Ia mengungkapkan, air mempunyai massa lebih berat ketimbang BBM. Sebab itu air di dalam tangki dikatakan bakal jatuh ke dasar. Dalam kurun waktu lama air itu disebut menyebabkan karat sehingga sudut-sudut tangki menjadi keropos dan bocor.

"Itu akan menggerogoti tangki karena karat dan kemudian bocor," ungkapnya.

Jadi, mengisi tangki penuh BBM juga ada batasannya. Yakni hanya sampai ukuran sensor atau saat nozzle SPBU berhenti bekerja saat sedang dicolok ke lubang pengisian.

Baca Juga: Perwira Tinggi Hamas Dikabarkan Membelot Menjadi Mata-Mata Zionis Israel, 16 Tentara Ikut Terlibat

Menurut Dolf tak perlu lagi menambahkan BBM bila sudah melewati batas sensor sebab berisiko luber hingga tercecer atau malah menempel kemudian merusak cat bodi mobil.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X