Di Masa Pemulihan Pandemi Covid-19, Penjualan BMW Hanya Turun 23 Persen

- 14 Juli 2020, 11:13 WIB
Ilustrasi. (pixabay) /

 

GALAMEDIA - Di awal-awal pemulihan dampak pandemi virus corona, BMW membukukan penjualan global pada semester pertama 2020 sebanyak 962.575 unit, hanya turun 23,0 persen dari periode sama tahun lalu.

"Kami mengikuti perkembangan permintaan global sangat erat dan terus merencanakan berbagai skenario. Karenanya kami dapat merespons dengan cepat ketika kawasan di seluruh dunia pulih dari pandemi coronavirus dengan kecepatan yang berbeda," kata Pieter Nota, anggota dewan manajemen BMW AG yang bertanggung jawab pada penjualan, merek, dan pelanggan.

"Kami melihat perkembangan positif di China, di mana penjualan kuartal kedua kami sekali lagi lebih tinggi dari tahun sebelumnya," jelas Nota, dalam pernyataan resmi perusahaan, seperti dilansirkan Antara, Selasa, 14 Juli 2020.

Baca Juga: Mau Ngambil Air untuk Wudhu, Pria Paruh Baya di Bandung Jatuh Masuk Sumur

BWM total mengirimkan 962.575 unit kendaraan premium BMW, MINI, dan Rolls-Royce kepada pelanggan di seluruh dunia dalam setengah tahun pertama.

"Permintaan kendaraan listrik kami juga mengungguli tren pasar di paruh pertama tahun ini. Model hybrid plug-in kami yang luas dan MINI yang sepenuhnya listrik baru sangat diminati oleh para pelanggan kami," tambah Nota.

BMW merinci, selama paruh pertama 2020, telah mengirimkan 842.153 unit kendaraan merek BMW, kemudian 118.862 unit MINI, serta 61.652 unit kendaraan listrik BMW dan MINI.

Baca Juga: Masih Disempurnakan, Peluncuran Ponsel Lipat Samsung Galaxy Fold 2 Dikabarkan Ditunda

Untuk divisi Rolls-Royce Motor Cars, penjualannya mencapai 1.560 unit kendaraan di paruh pertama tahun ini, sedangkan penjualan kendaraan roda dua (sepeda motor) sebanyak 76.707 unit. ***

Halaman:

Editor: Dadang Setiawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X