Enam Bulan Menepi, Deden Natshir Rindu Merumput

- 10 Desember 2019, 15:48 WIB
Muhammad /persib.co.id

KIPER Persib Bandung, Muhammad Natshir Fadhil Mahbuby mengaku sangat rindu tampil di lapangan hijau. Seperti diketahui, sejak bulan Juni 2019 lalu kiper yang akrab disapa Deden ini harus absen membela Maung Bandung akibat mengalami cedera patah tulang Fibula dan Tibia.

Deden cedera usai berduel dengan gelandang Persija Bruno Matos di menit ke-30, saat Persib bertandang ke Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Kiper 26 tahun itu pun langsung mendapat perawatan dan perannya harus digantikan oleh I Made Wirawan hingga sekarang.

"Ketika melihat teman bertanding, dan karena sudah lama tidak merasakan atmosfir di lapangan, jadi kangen pengen bertanding," kata Deden saat ditemui di Dapur & Kopi 1991, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Selasa (02/12/2019).

Ditanya soal kondisinya sekarang, Deden mengaku masih manjalani proses yang dianjurkan oleh tim dokter. Dejauh ini, semua masih sesuai dengan yang diharapkan.

"Kondisi alhamdulillah baik, mudah-mudahan berjalan dengan lancar. Sampai saat ini saya masih di jalur yang dokter harapkan, alhamdulillah. Saya minta support dan doanya saja agar bisa segera merumput di lapangan," ujarnya.

Lebih lanjut, Deden mengatakan, bulan depan ia sudah mulai melepas tongkat. Saat ini, meskipun masih menggunakan tongkat, Deden sudah mulai melakukan latihan ringan.

"Lepas tongkat satu bulan lagi, dan buat mengembalikan kondisi fisik bisa tiga sampai empat bulan, awal musim lah. Kalau sekarang latihan kecil sudah dilakukan, seperti strange terus penguatan otot kaki, tangan dan perut difisioterapi. Kembali lagi kelapang lihat dulu nanti gimana kondisi pertumbuhan tulangnya. Kalau sudah oke langsung dilatih dulu, diterapi, lepas tongkat saja butuh adaptasi," jelasnya.

Menurut Deden, cedera kali ini merupakan yang terlama dan terparah yang pernah dialaminya. Namun support dari seluruh pihak telah memotivasi Deden untuk segera kembali ke lapangan.

"Pasti terpukul, apalagi ini cedera terparah yang pernah saya alami. Tapi berkat support dan dukungan semua pihak, teman-teman, bobotoh, dan keluarga itu jadi tambahan motivasi saya untuk cepat sembuh," tandasnya.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X