Kompetisi Liga 1 dan 2 Dilanjutkan September?

- 2 Juni 2020, 18:41 WIB
ilustrasi

PERSATUAN Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) mengusulkan pelaksanaan lanjutan kompetisi profesional Indonesia (Liga 1 dan Liga 2) bergulir pada September mendatang. Usulan tersebut disampaikan PSSI dalam pertemuan daring dengan klub-klub Liga 1 dan Liga 2, Selasa (2/6/2020).

Hasil rapat dengan klub ini belum menghasilkan keputusan apapun. Baru penawaran yang diberikan oleh PSSI kepada klub untuk kemudian di bawa ke Rapat Komite Eksekutif yang digelar setelah pertemuan daring secara marathon tersebut, termasuk dengan Asosiasi Pelatih Sepak bola Seluruh Indonesia (APSSI) dan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI).

Usulan untuk kelanjutan kompetisi kemarin disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Alasan lanjutan kompetisi di September adalah untuk persiapan gelaran Piala Dunia U-20 2021. Seperti yang disampaikan Perwakilan PSM Makassar, Munafri Arifuddin, Ketua Umum PSSI mengatakan, lanjutan kompetisi ini nanti adalah untuk membangun kepercayaan pihak luar, guna kepentingan Piala Dunia U-20 2021 mendatang.

"Apa kata dunia kalau Indonesia yang akan jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 tidak melanjutkan kompetisi. Tapi bila dilanjutkan pun, protokol kesehatan harus dilakukan secara ketat," katanya seperti ditulis wartawan "PR", Wina Setyawatie.

September sendiri dinilai menjadi waktu yang tepat. Dengan harapan, di saat itu kegiatan olahraga sudah diperbolehkan untuk dilangsungkan lagi oleh pemerintah. Hingga PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator dan klub-klub dinilai bisa memiliki persiapan yang cukup untuk lanjut berkompetisi.

"Rapat PSSI dan klub tadi belum memunculkan keputusan. Tapi ada masukan/usulan yang disampaikan. Ketua Umum PSSI 'concern' ke Timnas Indonesia yang akan tampil di Piala Dunia U-20 tahun depan. Sebab itu ada usulan kompetisi dimulai di pekan ke empat September atau awal Oktober," kata Munafri.

Pihak PSM, kata dia, menilai semua pihak harus melihat ke segala aspek. Mengingat kini sepak bola sudah mulai menjadi industri. Hingga, menurutnya, keputusan yang muncul nantinya dari PSSI harus benar-benar dibuat dengan cermat supaya tidak ada konsekuensi yang muncul belakangan saat diputuskan.

"Terpenting, protokol kesehatan harus menjadi perhatian utama kalau liga masih mau tetap jalan. Perlu dipikirkan bagaimana latihan tim, bagaimana bagaimana proses berpindah tempat, bagaimana nanti setelah berada di lapangan. Karena itu, makanya tadi ada usulan untuk kompetisi dipusatkan di Pulau Jawa saja," tuturnya.

Namun, bila di Pulau Jawa, ujarnya, idelanya pertandingan harus berlangsung tanpa penonton. Itu untuk mengatur asas keadilan bagi tim-tim musafir yang datang ke Pulau Jawa.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X