Liga Bakal Dilanjutkan, APPI Minta Jaminan Keselamatan

- 4 Juni 2020, 17:25 WIB
Pemain Persib Bandung Wander Luiz (tengah) berduel diudara dengan para pemain PSS Sleman pada pertandingan Liga 1 Indonesia 2020, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kab. Bandung, Minggu (15/3/2020).

PSSI berencana memulai kembali kompetisi Liga 1 dan Liga 2 pada September 2020. Pada penyelenggaraan kompetisi nanti, bakal banyak penyesuaian menyusul penerapan new normal karena pandemi virus Corona.

General Manajer Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI), Ponaryo Astaman mengatakan, pihaknya menyambut baik rencana tersebut. Namun yang menjadi perhatian mereka adalah terkait keselamatan dan kesehatan pemain.

"Kita sudah bicarakan dengan pemain terkait rencana lanjutan liga, konsen pertama mereka adalah faktor keselamatan dan kesehatan," ujar pria yang karib disapa Popon itu, seperti dilansir dari prfmnews.id, Kamis (4/6/2020).

Saat ini, lanjutan kompetisi di tengah pandemi Covid-19 sudah dilakukan di beberapa negara. Penyelenggaraannya dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Popon mengatakan, jika nantinya kompetisi benar-benar dilanjutkan, protokol kesehatan ini harus diterapkan secara ketat. PSSI bisa mencontoh SOP protokol kesehatan yang diterapkan di liga luar.

"Protokol kesehatan di liga luar sudah diatur, jarak antar pemain di bangku cadangan, cara selebrasi di lapangan, offisial lain di sekitar lapangan menggunakan masker, locker room dan area stadion semuanya menerapkan protokol kesehatan. Hal itu (protokol kesehatan) bisa kita contoh disini," terang mantan pemain Persija itu.

Namun ia mengatakan kelanjutan kompetisi yang rencananya bakal digelar tanpa penonton ini pasti berimbas terhadap pendapatan klub. Pasalnya mayoritas klub Indonesia sebagian pendapatannya bergantung pada tiket.

"Tentu tanpa penonton kurang income (pendapatan) untuk klub, itu jadi pertimbangan," kata dia.

Lebih lanjut ia menuturkan, sebelum kompetisi kembali dilanjutkan, pihaknya meminta PSSI agar semua permasalahan yang menyangkut pemain dengan klub diselesaikan terlebih dahulu.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X