Persib Akan Dianggap Kalah Jika Bobotoh Datang atau Bergerombol di Stadion

- 22 September 2020, 14:24 WIB
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar. (Nisa Pratwi/job) /


GALAMEDIA - Bobotoh diminta tidak datang ke stadion saat kompetisi Liga 1 mulai bergulir kembali. Hal itu ditegaskan Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar kepada bobotoh Persib di Bandung

"Sebab, PT Liga Indonesia Baru (LIB) akan menjatuhi hukuman berat pada Persib maupun bobotoh yang datang ke stadion," ujar Umuh.

LIB sebagai operator kompetisi akan memberikan sanksi menganggap kalah kepada tim yang suporternya memaksa datang atau membuat kerumunan di luar stadion. Keputusan ini dibuat setelah PT LIB beserta 18 tim peserta Liga 1 menggelar manager meeting yang digelar di Hotel Sheraton, Bandung, Senin 21 September 2020, kemarin.

Baca Juga: Demi Dapat Jabatan di PDAM, Humaini Setor Rp600 Juta ke Bupati

"Misalnya Persib main lawan Malang (Arema FC), Persib tuan rumah tapi di luar banyak bergerombol Bobotoh ditegur tidak bisa bubar, itu walaupun kita menang dianggap kalah. Imbang juga tetap kalah. Itu sudah kesepakatan," ujar Umuh kepada wartawan.

Menurut pria berusia 72 tahun ini mengaku timnya tidak ingin mendapat kerugian akibat ulah suporter. Makanya, dia menganjurkan Bobotoh agar menyaksikan tim kesayangan bertanding di rumahnya masing-masing.

Baca Juga: Demi Penangguhan Penahanan, Jrx Siap Instagram Pribadinya Dihapus

"Sekarang bukan dikurangi poin tapi dianggap kalah. Mudah-mudahan kepada semua Bobotoh sayang lah kepada Persib, kalau sudah tidak pandemi kita bebas lagi nonton tidak masalah," tuturnya.

Armada Maung Bandung akan mengawali lanjutan Liga 1 menghadapi Madura United. Rencananya laga kedua tim digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan, Madura, 4 Oktober 2020.

Baca Juga: Menakjubkan, Reka Ulang Peneliti Jerman Hidupkan Kembali Balita yang Mati Ribuan Tahun Lalu

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X