Presiden Real Madrid Florentino Perez Akhirnya Buka Suara Soal Liga Super Eropa yang Mengundang Kontroversi

- 20 April 2021, 14:33 WIB
Presiden Real Madrid Florentino Perez bertemu dengan Cristiano Ronaldo
Presiden Real Madrid Florentino Perez bertemu dengan Cristiano Ronaldo /as.com

GALAMEDIA - Presiden Real Madrid Florentino Perez menyatakan Real Madrid dan klub-klub peserta Liga Super Eropa lainnya tidak akan mencampakkan Liga Champions musim ini, karena telah berperan serta dalam rencana liga kontroversial itu. Sebaliknya mencemooh kompetisi Eropa saat ini yang disebutnya cuma menarik sejak babak perempat final dan klub-klub akan mati jika tak ada reformasi besar-besaran.

Perez yang menjadi salah satu pendorong Liga Super Eropa dan kemudian menjadi ketuanya adalah eksekutif senior pertama Liga Super Eropa yang berbicara kepada publik sejak liga itu diumumkan Minggu.

"Liga Champions atraktif sejak perempat final, cuma itu," kata dia dalam talk show El Chiringuito di Spanyol seperti dikutip laman ESPN. "Kami bertanding melawan tim-tim kecil yang tidak atraktif. Anak-anak muda memilih menghibur diri dengan hal lain. Tetapi jika kita terus melakukannya sepanjang musim, lima pertandingan tiap Selasa, lima laga tiap Rabu, maka itu tak terhentikan."

"Yang mendatangkan uang itu adalah 15 klub yang bermain setiap pekan lainnya. Itu pertunjukan terbesar di dunia, tak ada yang seperti itu," sambung dia "Real Madrid melawan Manchester (United) atau Barcelona melawan Milan lebih menarik ketimbang Manchester (United) melawan klub kecil."

Baca Juga: Ajay M Priatna Ngaku Diperas Oknum yang Mengaku KPK Sebesar Rp 1 M, Ini yang Akan Dilakukan Lembaga Antirasuah

"Apa sih yang dituntut dunia ini? Kami punya pendukung di Singapura, di China, di seluruh dunia, Anda bisa melihatnya pada sosial media, follower yang mereka punya. Itu yang mendatangkan uang."

12 klub yang terdiri dari AC Milan, Arsenal, Atletico Madrid, Chelsea, Barcelona, Inter Milan, Juventus, Liverpool, Manchester City, Manchester United, Real Madrid dan Tottenham Hotspur, bergabung dengan ESL atau Liga Super Eropa sebagai anggota pendiri.

Kompetisi kontroversial yang ditujukan sebagai pengganti Liga Champions milik UEFA yang telah mengumumkan reformasinya sendiri Senin, menyatakan bahwa tiga lagi klub akan bergabung, sedangkan lima lainnya diikutkan berdasarkan kinerja mereka dalam liganya masing-masing.

"Saat ini kalau hanya mengandalkan Liga Champions seperti sekarang, kami bisa mati," kata Perez sembari menekankan dampak pandemi virus corona. "Penonton berkurang, urang berkurang. Kami semua akan mati, klub-klub besar, klub-klub menengah, klub-klub kecil. Mereka bilang format baru Liga Champions akan muncul pada 2024, kami sudah mati saat itu."

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X