Dipuji Raffi Ahmad, Bisnis Batu Alam Optimistis Bangkit Usai Terpaan Pandemi

- 19 September 2021, 18:25 WIB
Raffi Ahmad (kiri) saat mengunjungi Showroom Hamparan Stone dan Wisma Sehati, Jln. Cicendo, Kota Bandung, Sabtu, 19 September 2021./dok.istimewa
Raffi Ahmad (kiri) saat mengunjungi Showroom Hamparan Stone dan Wisma Sehati, Jln. Cicendo, Kota Bandung, Sabtu, 19 September 2021./dok.istimewa /

GALAMEDIA - Akibat pandemi Covid-19, banyak sektor yang terdampak sehingga terjadi penurunan yang cukup signifikan untuk kebutuhannya, salah satunya bisnis batu alam.

Dimana yang sebelummya banyak dibutuhkan untuk proyek-proyek pembangunan baik di dalam maupun luar negeri.

Direktur Hamparan Stone, Razvy Popescu mengatakan bahwa pandemi Covid-19, berdampak terhadap ekonomi global baik di dalam maupun luar negeri.

"Permintaan pasar akan berkurang dengan proyek-proyek pembangunan yang dibatalkan atau ditunda sehingga penyerapan kebutuhan material pasti menurun," ungkapnya di Showroom Hamparan Stone dan Wisma Sehati, Jln. Cicendo, Kota Bandung, Sabtu, 19 September 2021.

Baca Juga: Mengejutkan, Jumlah Subscriber YouTube Deddy Corbuzier Usai Ramai Seruan Unsubscribe Imbas Nyinyiri Santri

"Dengan adanya larangan perjalanan bagi karyawan atau pembatasan perjalanan pada pekerja yang berasal dari kota maupun daerah yang berisiko tinggi sehingga pada umumnya perusahaan konstruksi, Kontraktor, Arsitek, pemilik rumah yang baru akan membangun akan menunda aktivitasnya," lanjut dia.

Menurutnya dengan kondisi pada awal dan pertengahan Pandemi yang mengharuskan beberapa negara dalam kondisi lockdown (akses ditutup), permintaan pasar menjadi menurun dan akses sumber daya manusia yang terbatas.

"Bagi para pelaku bisnis, hampir dipastikan selama masa pandemi pastinya konsentrasi terpecah untuk memastikan kesehatan para anggotanya," ujarnya.

Diakuinya banyak project “High Rise Building” yang menunda pembangunannya, kecuali sudah dalam tahap penyelesaian sehingga secara tidak langsung berdampak pada penjualannya. Namun untuk private residence, pihaknya masih melihat adanya peningkatan.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x