5 Tahun Tak Ada Kejelasan, DPRD Kota Bandung Dorong Penyelesaian Flyover Exit Tol KM 149

- 18 Mei 2022, 18:30 WIB
DPRD Kota Bandung mendorong Pemerintah Pusat dan Provinsi Jawa Barat untuk segera menyelesaikan flyover exit tol kilometer 149.
DPRD Kota Bandung mendorong Pemerintah Pusat dan Provinsi Jawa Barat untuk segera menyelesaikan flyover exit tol kilometer 149. //Yeni Siti Apriani/Galamedia/

 

GALAMEDIA - DPRD Kota Bandung mendorong Pemerintah Pusat dan Provinsi Jawa Barat untuk segera menyelesaikan flyover exit tol kilometer 149. Karena sudah lebih dari lima tahun ini tidak ada tindak lanjut.

Berdasarkan pantauan bersama Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan, aparat kewilayahan dan instansi terkait, pada Rabu (18 Mei 2022), saat ini jembatan layang tersebut belum selesai.

Tepat di atas kawasan Summarecon, jembatan tersebut terputus dan belum tersambung hingga kawasan Soekarno-Hatta. Setidaknya masih tersisa 1,8 kilometer hingga 2 kilometer jembatan yang belum terbangun.

Jembatan layang tersebut memiliki panjang 3,1 kilometer dari kawasan Derwati hingga rel kereta api Gedebage

"Hari ini (kematin, red), kita lakukan pemantauan ke flyover exit tol Kilometer 149. Kita ingin dorong ke Pemerintah Pusat dan Provinsi Jawa Barat untuk segera menyelesaikan flyover ini," ujar Tedy disela peninjauan.

Baca Juga: Bangun GITET 500 kV Ampel, PLN Terima Hasil Pengadaan Tanah dari BPN Kabupaten Boyolali

Dikatannya, flyover ini mulai dibangun Tahun 2015 dan rencanannya selesai pada Tahun 2016, saat dilaksanakan PON di Jawa Barat. Namun sampai Tahun 2022 atau lebih dari lima tahun tidak ada tindak lanjut.

Padahal kondisi existing saat ini, kata Tedy, tingkat kemacetan di kawasan Gedebage sudah meningkat dari waktu ke waktu. Sehingga keberadaan jembatan layan ini sangat diperlukan.

"Apalagi kalau Stadion GBLA digunakan, flyover ini sebagai solusi sebagai salah satu akses mobilitas warga, " terangnya.

Dengan kondisi saat ini, ungkap Tedy, kelanjutan pembangunan jembatan layang exit tol KM 149 ini sudah mendesak. Menurut informasi yang didapatkan oleh pihaknya, saat ini masih ada kendala pembebasan lahan ke arah Soekarno-Hatta.

"Mudah mudahan dengan kondisi saat ini yang sudah mulai normal (kasus Covid-19 melandai, red) diharapkan Tahyn 2023 dimulai pembebasan lahan dan pembangunan kembali dimulai oleh pusat, " harap Tedy, sembari ditambahkan pembebasan lahan kewenangan provinsi.

Baca Juga: Dukung Pelonggaran Pemakaian Masker, Hengki Kurniawan: Menuju Era Baru Seusai Pandemi Covid-19

Seiring rencana pembangunan tol Getaci (Gedebage, Tasikmalaya-Cilacap), Tedy berharap pembangunannya bisa diawali di persimpangan Gedebage-By Pass. "Kenapa tidak direviai. Bila Getaci diawali di perempatan Gedebage itu akan sangat baik sekali, " terangnya.

Tedy kembali mendorong agar pembangunan jembatan layang exit tol KM 149 segera diselasaikan. Mengingat populasi di kawasan Gedebage akan terus meningkat. Seperti di perumahan Adipura saja saat ini akan ada penambahan klaster, kemudian Summarecon. Belum lagi di kawasan Kabupaten Bandung pun perumahan terus tumbuh, mengingat kawasan Gedebage ini salah satu akses dari Kabupaten menuju pusat Kota Bandung.

"Ini kan untuk salah satu akses keluar masuk antar kota dan kabupaten, jadi sangat disayangkan kalau tidak ditindaklanjuti. Kita akan sama-sama dorong agar jembatan layang ini terus direalisasikan," ungkapnya.***

Editor: Dicky Aditya


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x