Habiburokhman Yakin Banyak Pihak Terlibat Kasus TPPO Magang ke Jerman, Dorong Kepolisian Usut Tuntas

- 16 April 2024, 16:26 WIB
Ilustrasi usut tuntas kasus TPPO berkedok magang ke Jerman/pixabay.com/kalhh
Ilustrasi usut tuntas kasus TPPO berkedok magang ke Jerman/pixabay.com/kalhh /

GALAMEDIANEWS - Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) berkedok magang ke Jerman terus diusut oleh pihak kepolisian agar tidak memakan korban lebih banyak. Meskipun sudah ada beberapa pelaku yang tertangkap, tampaknya masih ada pihak lain yang terlibat untuk melancarkan aksi yang terorganisir itu.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Habiburokhman menyatakan bahwa masih banyak pihak terlibat kasus TPPO belum terindentivikasi. Karena menurutnya rencana kejam yang cukup terorganisir dan sistematis tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan jaringan oleh para profesional di bidangnya.

“Pasti melibatkan banyak pihak saya pikir. Bukan hanya pelaku tersebut (yang sudah ditangkap), karena setahu saya tidak mudah memberangkatkan orang ke sana. Pasti ada peran pihak-pihak di birokrasi juga. Ini yang harus dibongkar tuntas,” katanya dilansir dari kanal YouTube DPR RI, 16 April 2024.

Anggota DPR RI dari fraksi partai Gerindra itu mengaku koordinasi terus dilakukan bersama pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas TPPO berkedok magang di Jerman. Bahkan anggota Polri sudah dikirmkan ke lokasi yang diduga tempat pengiriman perdagangan orang dari Indonesia di Jerman.

Ia pun meyakini dalam waktu dekat ini akan terungkap siapa saja pelaku yang menjalankan operasi TPPO hingga sampai ke benua Eropa.

“Saya pikir dalam hitungan hari bisa tertangkap. Karena kita punya hubungan bilateral kepolisian yang kuat dengan pemerintah Jerman,” ungkap Habiburokhman.

Baca Juga: Keluarga Korban TPPO Bersurat ke Pj Bupati Bandung Barat, Nasib Wildan di Myanmar Masih Misteri

Sebelum diketahui latar belakang penipuannya oleh pihak kepolisian, TPPO dengan tawaran magang ke Jerman secara cepat menyebar luas ke berbagai media sosial informasi mahasiswa di beberapa perguruan tinggi.

Banyak mahasiswa merasa curiga ketika bidang untuk magang yang ditawarkan tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan yang sedang dijalani. Beberapa logo perguruan tinggi sengaja dicantumkan pada flayer yang beredar untuk menarik simpati mahasiswa sehingga mengira bahwa program tersebut adalah bagian dari kerja sama dengan pihak kampus.

Halaman:

Editor: Dicky Aditya

Sumber: Wapresri.go.id YouTube DPR RI


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah