Tanda-tanda Kiamat Tak Selalu Buruk, Begini Penjelasan Para Ulama

- 14 September 2021, 04:05 WIB
Ilustrasi. Tanda-tanda kiamat tak selalu buruk, sejumlah ulama berikan penjelasan.
Ilustrasi. Tanda-tanda kiamat tak selalu buruk, sejumlah ulama berikan penjelasan. /Highsnobiety

 

GALAMEDIA - Tanda-tanda terjadinya kiamat itu tidak selalu buruk. Bahkan mungkin ada tanda-tanda kiamat yang terkesan baik.

Dalam hadist dari sahabat Umar bin Khattab radhiyallahu’anhu, yang menceritakan tentang kisah malaikat Jibril berguru kepada Nabi shallallahu’alaihi wasallam.

فأخبرني عن الساعة قال ما المسئول عنها بأعلم من السائل

قال : فأخبرني عن أماراتها قال أن تلد الأمة ربتها وأن ترى الحفاة العراة العالة رعاء الشاء يتطاولون في البنيان

Jibril berkata, “Mohon jelaskan kepadaku tentang kiamat”.

Rasulullah menjawab,” Orang yang ditanya itu tidak lebih tahu dari yang bertanya”.

“Kalau begitu mohon dijelaskan kepadaku tentang tanda-tandanya,” Tanya Jibril kembali.

Rasulullah menjawab,” Saat budak perempuan melahirkan tuannya. Saat engkau melihat orang-orang yang tidak beralas kaki, tidak berbaju, miskin dan penggembala kambing, berlomba-lomba mendirikan bangunan”. (HR Muslim)

Baca Juga: Matahari Terbit dari Barat Jadi Salah Satu dari 10 Tanda Kiamat, Lalu Apa Sebelum dan Setelahnya Kejadian Itu

Namun tidak semua tanda kiamat itu buruk. Tanda kiamat bermacam jenisnya ada yang baik, ada yang buruk, ada yang tak ada kaitannya dengan baik dan buruk.

Kalau dikatakan semua tanda kiamat itu buruk, diutusnya Nabi terakhir, munculnya Imam Mahdi dan turunnya Nabi Isa di akhir zaman, apakah ini semua keburukan?

Maha suci Allah! tentu saja tidak demikian. Tanda kiamat ya fungsinya hanya sebagai tanda. Tidak otomatis semuanya buruk atau terlarang.

Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan,

لَيْسَ كُلُّ مَا أَخْبَرَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَوْنِهِ مِنْ عَلَامَاتِ السَّاعَةِ يَكُونُ مُحَرَّمًا أَوْ مَذْمُومًا، فَإِنَّ تَطَاوُلَ الرِّعَاءِ فِي الْبُنْيَانِ ، وَفُشُوَّ الْمَالِ ، وَكَوْنَ خَمْسِينَ امْرَأَةً لَهُنَّ قَيِّمٌ وَاحِدٌ : لَيْسَ بِحَرَامٍ ، بِلَا شَكٍّ، وَإِنَّمَا هَذِهِ عَلَامَاتٌ ، وَالْعَلَامَةُ لَا يُشْتَرَطُ فِيهَا شَيْءٌ مِنْ ذَلِكَ، بَلْ تَكُونُ بِالْخَيْرِ وَالشَّرِّ ، وَالْمُبَاحِ وَالْمُحَرَّمِ ، وَالْوَاجِبِ وَغَيْرِهِ، وَاللَّهُ أَعْلَمُ

“Tidak semua yang Nabi shallallahu’alaihi wasallam kabarkan tentang tanda-tanda kiamat, otomatis menjadi haram atau tercela. Contohnya berlomba meninggikan bangunan, tersebarnya harta kekayaan, jumlah wanita lima puluh banding satu pria, ini semua bukan sesuatu hal yang haram tanpa ada keraguan. Ini hanya sebagai tanda, dan yang namanya tanda tidak disyaratkan hal tersebut (harus tercela). Namun tanda bisa berupa perkara baik atau buruk, bisa juga mubah atau haram, bisa juga wajib dan yang lainnya. Wallahua’lam.” (Al-Minhaj Syarah Shahih Muslim, 1/159)

Demikian pula yang dijelaskan oleh Imam Al-Munawi rahimahullah,

ليس كل علامة على قرب الساعة تكون مذمومة ، بل ذكر لها أمورا ذمها، كارتفاع الأمانة، وأمورا حمدها ، وأمورا لا تحمد ولا تذم، فليس أشراط الساعة من الأمور المذمومة

“Tidak semua tanda dekatnya kiamat itu tercela. Bahkan memang ada yang tercela seperti diangkatnya sifat amanah, ada yang terpuji, dan ada yang tidak berkaitan dengan pujian dan celaan. Maka tanda kiamat tidak otomatis hal yang tercela.” (Faidhul Qodir 9/6)

Baca Juga: Badai Matahari Bisa Sebabkan Kiamat Internet Diragukan, Kabel Laut Lebih Aman dari Pemancar Elektromagnetik

Dengan begitu tanda-tanda kiamat itu ada tiga macam, sebagai berikut:

Pertama, tanda yang tercela atau mazmumah.

Wajib ditinggalkan, seperti tersebarnya zina, riba, alat musik dan lainnya.

Kedua, tanda yang terpuji atau mahmudah.

Seperti tersebarnya agama Islam, kemenangan agama ini di atas seluruh agama, menangnya kaum muslimin melawan Romawi dan Persia, dan ditaklukkannya Konstantinopel dan Roma.

Ketiga, tanda yang tidak berkaitan dengan pujian dan celaan.

Seperti terbelahnya bulan, terbit matahari dari barat, keluarnya binatang daabbah (yang bisa bicara), berlomba meninggikan bangunan dan yang lainnya sebagainya.

Wallahua’lam bis showab.***

Editor: Dicky Aditya


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x